Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah kompak ditutup di zona merah pada perdagangan Senin sore, 27 Juli 2026.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup di level 6.185, turun 10,5 poin atau 0,17 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Volume transaksi tercatat mencapai 27 miliar saham dengan nilai Rp12 triliun dan frekuensi transaksi sebanyak 1,8 juta kali. Sementara itu, kapitalisasi pasar menyusut menjadi Rp10.874 triliun.
Sebanyak 341 saham ditutup melemah, 307 saham menguat, dan 147 saham lainnya stagnan.
Di pasar valuta asing, Rupiah juga ditutup melemah. Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda berada di posisi Rp18.009 per Dolar AS, turun 46 poin atau 0,26 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan pasar keuangan dipicu kabar pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
"Pasar merespon negatif terhadap mundurnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dari jabatannya. Surat pengunduran diri diajukan Perry ke Presiden Prabowo Subianto per kemarin. Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry," kata Ibrahim dalam riset hariannya.
Ia melanjutkan, pengunduran diri Perry terjadi di tengah pelemahan Rupiah akibat memanasnya tensi geopolitik di Timur Tengah.
"Pengunduran diri tersebut bersamaan dengan gonjang-ganjing Rupiah yang terus melemah akibat tensi geopolitik yang terus memanas di Timur Tengah antara AS dan Iran, membuat Presiden, pemerintah dan DPR sering melakukan intervensi terhadap independensi Bank Indonesia bahkan (membuat) mundur untuk Perry Warjiyo," ujarnya.
Selain itu, Ibrahim menilai rasio utang pemerintah yang juga telah berada di kisaran 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
"Rasio utang Indonesia yang berada di kisaran 40 persen terhadap PDB perlu dilihat bersama dengan kemampuan pemerintah dalam membayar utang serta kualitas penggunaan utang tersebut," jelasnya.
Ia pun memprediksi perdagangan Selasa 28 Juli 2026, Rupiah akan kembali berfluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp18.010- Rp18.060.