Berita

Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin. (Foto: Dok PKB)

Politik

Kehadiran Sigap Bangsa Perkuat Perkuat Kolaborasi Hadapi Ancaman Bencana

SABTU, 18 JULI 2026 | 21:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memperkuat komitmennya dalam penanggulangan bencana dengan meluncurkan organisasi Sinergi Aksi Peduli Bangsa (Sigap Bangsa). 

Organisasi tersebut diresmikan langsung Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 18 Juli 2026.

"Ada organisasi baru yang bernama Sigap Bangsa. Organisasi ini dibentuk untuk mengantisipasi sekaligus menjadi organisasi yang efektif dalam penanggulangan bencana. Tidak mudah melatih relawan yang memiliki keterampilan kebencanaan, sementara keterbatasan tim penanggulangan bencana membutuhkan dukungan partisipatif dari masyarakat," ujarnya.


Cak Imin yang hadir didampingi Bendahara Umum DPP PKB Bambang Susanto meyakini semakin banyak masyarakat yang terlibat, maka kemampuan Indonesia dalam menghadapi bencana akan semakin baik.

"Kita berharap semakin banyak orang terlibat dalam penanggulangan bencana. Saya yakin cara, teknik, dan strategi penanggulangan bencana di Indonesia akan semakin maju," katanya. 

Menurutnya, Indonesia juga perlu terus belajar dari negara-negara yang telah memiliki sistem penanggulangan bencana yang lebih maju.

"Kita boleh belajar dari berbagai negara yang memiliki keunggulan dalam strategi, taktik, teknologi, kecepatan, dan ketangguhan menghadapi bencana. Semua itu perlu terus kita adaptasi untuk memperkuat kapasitas bangsa," tuturnya.

PKB bertekad akan terus mendorong lahirnya masyarakat yang tangguh menghadapi bencana melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan kapasitas relawan di berbagai daerah.

"PKB akan terus melibatkan masyarakat agar menjadi warga yang tangguh serta memiliki keterampilan dan kekuatan dalam menghadapi bencana," tegasnya.

Sebagai langkah awal, Sigap Bangsa telah melatih 250 relawan tanggap bencana. Program tersebut akan terus diperluas melalui pelatihan serupa di berbagai daerah guna memperkuat jaringan relawan kebencanaan yang siap diterjunkan saat dibutuhkan.

Dengan hadirnya Sigap Bangsa, PKB berharap dapat memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun budaya siaga bencana serta meningkatkan ketangguhan Indonesia menghadapi berbagai potensi bencana.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

UPDATE

Kejagung Pede Hadapi Febrie di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:27

Gebrakan PAM Jaya Tekan Kebocoran Air Diapresiasi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:19

FEB UNJ Dukung Pariwisata Berkelanjutan di Bali Lewat Pengabdian Masyarakat

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Danantara Investasi Rp44 Triliun di JBS Group

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 02:01

Anggota PWI Jakbar Laporkan Oknum Polisi ke Propam Polda Metro, Ini Sebabnya

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:47

Bawaslu Campus Connect Jadi Solusi Tantangan Digital di Pemilu

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:28

Publik Curiga UGM Melindungi Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:17

Febrie Adriansyah Siap Buka-bukaan di Sidang Praperadilan

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 01:02

Gedung Bapenda DKI Kebakaran

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:32

Pemerintah Diultimatum 15 Hari Terbitkan PP Cukai MBDK

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 00:13

Selengkapnya