Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo: Berdosalah Pemimpin yang Membohongi Rakyatnya

KAMIS, 09 JULI 2026 | 18:54 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada para pemimpin yang mengkhianati amanah rakyat. 

Menurutnya, tidak ada pembenaran bagi pemimpin yang menyampaikan kebohongan kepada publik karena hal itu merupakan dosa sekaligus pengkhianatan terhadap negara.

"Dosalah pemerintah yang berbohong kepada rakyatnya, dosalah pemimpin yang berbohong kepada rakyatnya, berkhianatlah pemimpin yang tidak setia kepada kepentingan negara di atas segala kepentingan," tegas Prabowo saat meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis, 9 Juli 2026.


Ucapan itu dilontarkan Prabowo untuk menyentil pihak-pihak yang selama ini menggulirkan narasi bahwa pemerintah berbohong kepada rakyat soal tercapainya swasembada pangan.

"Banyak pihak yang meremehkan pentingnya swasembada pangan, bahkan banyak orang yang mengangkat dirinya sebagai orang pintar mengejek, menyekat, dan menuduh bahwa kita pemerintah berbohong kepada rakyat, bahwa kita belum swasembada pangan," kata dia. 

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa ketahanan sebuah bangsa bertumpu pada kemampuannya memenuhi tiga kebutuhan strategis secara mandiri, yakni pangan, energi, dan air. 

Ketiga aspek tersebut, merupakan fondasi utama bagi kedaulatan dan kemakmuran suatu negara, sebagaimana juga menjadi perhatian komunitas internasional.

"Hampir semua pakar peradaban manusia sadar dan mengerti tanpa tiga-tiga ini suatu bangsa sulit untuk survive, sulit untuk kita berdaulat, sulit untuk kita sejahtera, sulit untuk kita makmur," pungkas Prabowo.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Jokowi Sumber Masalah Bangsa

Minggu, 08 November 2026 | 08:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

UPDATE

Komisi III DPR Dukung Kejagung Bongkar Tuntas Mafia Nikel di Sultra

Senin, 09 November 2026 | 00:30

Menanti Hoegeng di Zaman Now

Senin, 09 November 2026 | 00:06

Ratusan Ojol dan Sahabat Disabilitas Peroleh Santunan Jelang HUT ke-15 Nasdem

Minggu, 08 November 2026 | 23:41

Surya Paloh Ingatkan Ego Partai Tak Boleh Kalahkan Kepentingan Nasional

Minggu, 08 November 2026 | 23:37

Jimly Minta 8 Partai di Parlemen Segera Bermusyawarah soal Gibran

Minggu, 08 November 2026 | 23:25

UI dan Peradi Profesional Perkuat Kolaborasi Lewat Networking Golf Tournament 2026

Minggu, 08 November 2026 | 20:55

Mutu Audit jadi Penentu Kepercayaan Publik terhadap Korporasi

Minggu, 08 November 2026 | 20:00

Desak Tito Mundur, Faizal Assegaf: Dia Lingkar Inti Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:45

Ubedilah Badrun: Patron Jenderal Listyo Sigit Bertahun-tahun adalah Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 19:38

Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Da'i Bachtiar hingga Tito Karnavian

Minggu, 08 November 2026 | 18:48

Selengkapnya