Berita

Mantan Jaksa KPK, Agung Nugroho Santoso resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta/Dokumen Pribadi

Politik

Mantan Jaksa KPK Agung Nugroho Jadi Kasi Pidsus Kejari Yogyakarta

KAMIS, 09 JULI 2026 | 18:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Mantan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agung Nugroho Santoso resmi dilantik sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta.

Agung Nugroho Santoso dilantik oleh Kepala Kejari Yogyakarta, Hartono, dalam upacara pelantikan yang digelar di Kantor Kejari Yogyakarta pada hari ini, Kamis 9 Juli 2026.

Selama bertugas di KPK, Agung mengabdi selama 4 tahun 3 bulan. Dalam kurun waktu tersebut, ia turut menangani sejumlah perkara korupsi besar, di antaranya perkara dugaan suap dan pungutan liar (pungli) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK, serta perkara dugaan korupsi di PT Perusahaan Gas Negara (PGN).


Atas amanah barunya tersebut, Agung menyampaikan rasa syukur sekaligus mengucapkan terima kasih atas pengalaman yang diperolehnya selama menjadi Jaksa KPK.

"Terima kasih atas pengalaman yang sangat berharga khususnya dalam penanganan perkara selama bertugas di KPK selama empat tahun tiga bulan," kata Agung kepada RMOL, Kamis sore, 9 Juli 2026.

Pengalaman menangani berbagai perkara tindak pidana korupsi di KPK diharapkan menjadi bekal bagi Agung dalam mengemban tugas sebagai Kasi Pidsus Kejari Yogyakarta.

Promosi jabatan tersebut menjadi bagian dari regenerasi dan penguatan penanganan perkara tindak pidana khusus di lingkungan Kejaksaan, dengan menghadirkan jaksa yang telah memiliki pengalaman menangani perkara-perkara korupsi strategis di KPK.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya