Berita

Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung), Febrie Adriansyah. (Foto: RMOL)

Hukum

Harta Jampidsus Febrie Tiga Tahun Tak Bergerak, Tetap Rp18,26 Miliar

KAMIS, 09 JULI 2026 | 17:14 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Febrie Adriansyah menjadi sorotan. Pasalnya, total harta kekayaan yang dilaporkan selama tiga tahun berturut-turut tidak mengalami perubahan sama sekali.

Berdasarkan penelusuran RMOL di data e-LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Kami, 9 Juli 2026, total kekayaan Febrie dalam pelaporan periodik per 31 Desember 2023, 31 Desember 2024, dan 31 Desember 2025 tercatat sama persis, yakni sebesar Rp18.261.445.180 (Rp18,26 miliar).

Tidak hanya nilai total kekayaan yang identik, seluruh komponen harta yang dilaporkan juga tidak mengalami perubahan. Aset berupa tanah dan bangunan tetap tercatat senilai Rp14.852.820.000 (Rp14,85 miliar) yang terdiri atas lima bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, dan Bandung.


Sementara aset kendaraan masih senilai Rp2.310.500.000 (Rp2,31 miliar) yang terdiri dari Honda HR-V tahun 2018, Toyota Land Cruiser Prado tahun 2020, Peugeot New 2008 AT tahun 2018, serta Toyota Alphard 2.5 G A/T tahun 2021. Nilai harta bergerak lainnya juga tetap Rp60 juta, kas dan setara kas Rp938.125.180, serta harta lainnya Rp100 juta.

Dalam laporan tersebut, Febrie juga kembali menyatakan tidak memiliki utang sehingga total kekayaannya tetap Rp18.261.445.180.

Jika melihat riwayat pelaporan LHKPN, perubahan signifikan terakhir terjadi pada laporan tahun 2022. Saat itu kekayaan Febrie melonjak dari Rp6.360.108.742 (Rp6,36 miliar) pada 2022 menjadi Rp18.261.445.180 pada 2023 atau naik sebesar Rp11.901.336.438 (Rp11,9 miliar) atau 187,12 persen.

Namun setelah kenaikan tersebut, tidak ada lagi perubahan nilai kekayaan yang dilaporkan selama tiga tahun berikutnya, yakni pada pelaporan tahun 2023, 2024, dan 2025.

Berdasarkan riwayat pelaporan e-LHKPN, total kekayaan Febrie tercatat sebesar Rp6.576.503.930 (Rp6,57 miliar) pada 2020, kemudian naik menjadi Rp7.080.188.742 (Rp7,08 miliar) pada 2021, sempat turun pada 2022 menjadi Rp6.360.108.742 (Rp6,36 miliar), serta melonjak menjadi Rp18.261.445.180 pada 2023, dan selanjutnya tetap berada di angka yang sama hingga pelaporan tahun 2025.

Sementara itu, Kortas Tipidkor Polri menemukan uang puluhan miliar rupiah hingga emas batangan saat menggeledah beberapa tempat terkait tiga perkara, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga memicu pemadaman listrik (blackout), dugaan korupsi pengelolaan dana Asabri dan Jiwasraya periode 20202025, serta dugaan tindak pidana pencucian uang dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.

Tempat yang digeledah pada Rabu 8 Juli 2026, yakni di sebuah rumah mewah di kawasan Parahyangan Golf 2, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dari sana, penyidik Kortas Tipidkor menemukan uang senilai Rp476 miliar dan satu koper berisi emas batangan seberat 74 Kg dari sebuah brankas.

Selain rumah di Sentul, Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya juga menggeledah 12 lokasi dalam kasus ini. Salah satunya, penggeledahan di kafe de’Clan Signature yang diduga milik Febrie Adriansyah dan Koin Money Changer di kawasan Cipete, Cilandak, Jakarta Selatan, dengan sitaan uang senilai Rp67,2 miliar dalam bentuk mata uang rupiah dan mata uang asing dolar Amerika Serikat dan Singapura.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya