Berita

Penggalian terowongan arah utara MRT Jakarta Fase 2A sepanjang 5,8 kilometer resmi rampung. (Foto: istimewa)

Nusantara

MRT Jakarta Rampungkan Penggalian Terowongan Arah Utara

Catat Rekor Jalur Terdalam di Indonesia
KAMIS, 09 JULI 2026 | 14:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penggalian terowongan arah utara MRT Jakarta Fase 2A sepanjang 5,8 kilometer resmi rampung. Penyelesaian tersebut ditandai dengan keberhasilan mesin bor terowongan (Tunnel Boring Machine/TBM) menembus sisi selatan Stasiun Mangga Besar.

Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda), Weni Maulina mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Fase 2A MRT Jakarta.

“Proses penggalian terowongan jalur arah utara dapat diselesaikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keberhasilan ini menjadi langkah penting menuju penyelesaian tahapan konstruksi berikutnya sehingga proyek dapat terus berjalan sesuai jadwal," ungkapnya, Kamis, 9 Juli 2026.


Weni menyampaikan, tim konstruksi PT MRT Jakarta dan kontraktor sedang menyelesaikan pembangunan terowongan arah selatan dari Kota menuju Bundaran HI saat ini. 

Targetnya, seluruh terowongan fase 2A line utara selatan selesai dibangun pada kuartal keempat 2026 ini. Hingga 25 Juni 2026, progres perkembangan pembangunan fase 2A telah mencapai 61,8 persen. 

“PT MRT Jakarta menargetkan penyelesaian dan operasional fase 2A lin utara selatan pada akhir 2027 untuk segmen 1 Bundaran HI—Monas. Sedangkan segmen 2 hingga Kota pada akhir 2029 mendatang,” tandasnya.

PT MRT Jakarta dan tim kontraktor menggunakan tiga mesin bor terowongan untuk membangun terowongan arah utara pada fase 2A lin utara selatan ini. Setiap mesin membangun sesuai dengan paket kontraknya, yaitu CP201 dari Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta menuju Harmoni, CP202 dari Harmoni menuju Mangga Besar, dan CP203 dari Mangga Besar menuju Kota.

Pada titik breakthough di sisi selatan Stasiun Mangga Besar ini, terowongan arah utara berada di kedalaman hingga 28 meter di bawah permukaan tanah.

Ini menjadikannya sebagai terowongan kereta bawah tanah terdalam di Indonesia, bersama dengan terowongan di Stasiun Sawah Besar. Sebuah milestone dalam konstruksi sipil di Indonesia.

Mesin bor terowongan 1 yang di CP202 ini bekerja membangun terowongan antara Stasiun Harmoni dan Sawah Besar sepanjang sekitar 395 meter dan terowongan penghubung Stasiun Sawah Besar dan Stasiun Mangga Besar sepanjang 800 meter.

Untuk menghubungkan kedua stasiun tersebut, mesin bor terowongan 1 melakukan crossing di bawah kanal yang terletak di antara Jalan Gajah Mada dan Jalan Hayam Wuruk.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya