Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau berbagai stan dalam IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten. (Foto: Istimewa)

Politik

Bangga Produk Konstruksi Lokal Mendunia

AHY: Kita Tidak Boleh Kalah!

KAMIS, 09 JULI 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kemajuan industri konstruksi nasional yang semakin inovatif, modern, dan memiliki daya saing internasional patut diapresiasi agar terus berkembang.

Begitu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau berbagai stan dalam IndoBuildTech Expo 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten.

“Mulai dari material bangunan, perlengkapan interior, furniture, hingga berbagai teknologi pendukung konstruksi. Banyak yang merupakan karya anak bangsa dan kualitasnya sudah berkelas internasional,” kata AHY, Kamis 9 Juli 2026.


AHY mengaku terkesan dengan banyaknya produk karya anak bangsa yang mampu bersaing dengan produk global, baik dari sisi desain, kualitas, maupun teknologi.

“Kita tidak boleh kalah. Justru kita harus terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan memperkuat daya saing produk nasional,” tegas AHY.

Berdasarkan data penyelenggara, sekitar 90 persen peserta pameran merupakan pelaku industri nasional, sementara sisanya berasal dari berbagai negara seperti China, Singapura, Vietnam, Kanada, dan sejumlah negara lainnya.

Ketua Umum Partai Demokrat itu menilai, kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya pasar yang besar.

"Tetapi juga memiliki kapasitas untuk menjadi produsen dan inovator yang diperhitungkan di tingkat global," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya