Berita

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jakarta Pusat meluncurkan 'Green Movement' di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

PMII Jakpus Tanam Pohon Awali Gerakan Green Movement

RABU, 08 JULI 2026 | 20:12 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jakarta Pusat meluncurkan 'Green Movement' melalui aksi bertajuk Ekoteologi Pergerakan: Kader PMII Menanam untuk Keadilan Ekologis di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.

Peluncuran gerakan itu ditandai dengan penanaman pohon di depan Rusun Aspol Menteng, Jalan Sutan Syahrir No. 1, Menteng, Jakarta Pusat sebagai bentuk kepedulian terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim.

Ketua PC PMII Jakarta Pusat, Mu'ammar Rizal Fauzi mengatakan, krisis lingkungan bukan hanya persoalan ekologi, tetapi juga menyangkut moral, keadilan, dan kepemimpinan.


"Kami menolak isu lingkungan sekadar slogan atau kegiatan seremonial. Green Movement adalah komitmen nyata untuk hadir di tengah krisis iklim melalui tindakan konkret. Menanam pohon berarti menanam masa depan, menjaga kehidupan, sekaligus membela hak generasi mendatang atas lingkungan yang sehat," ujar Mu'ammar.

Menurutnya, kelompok masyarakat kecil kerap menjadi pihak yang paling terdampak akibat kerusakan lingkungan, mulai dari banjir, polusi, hingga kekeringan. Karena itu, perjuangan menjaga lingkungan tidak dapat dipisahkan dari upaya mewujudkan keadilan sosial.

Sebagai organisasi yang berlandaskan nilai ahlussunnah wal jamaah, PMII memandang manusia memiliki tanggung jawab menjaga keseimbangan alam.

"Merawat bumi bukan sekadar kepedulian lingkungan, melainkan bagian dari ibadah, tanggung jawab kebangsaan, dan pengabdian kepada kemanusiaan," katanya.

Melalui Green Movement, PC PMII Jakarta Pusat berkomitmen menjalankan berbagai program berkelanjutan, seperti penanaman pohon, pendidikan lingkungan, kampanye pengurangan emisi karbon, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, komunitas, dan dunia usaha.

Ia berharap gerakan tersebut dapat mendorong mahasiswa tidak hanya kritis terhadap berbagai persoalan lingkungan, tetapi juga aktif menghadirkan solusi.

"Menjaga lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban moral demi mewariskan Indonesia yang hijau, tangguh, dan berkeadilan bagi generasi mendatang," tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya