Berita

Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Ceritakan Akar Sejarah dan Budaya yang Merekatkan Indonesia-India

RABU, 08 JULI 2026 | 11:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto mengisahkan kuatnya ikatan sejarah dan budaya yang telah menyatukan Indonesia dengan India selama berabad-abad. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri jamuan bersama komunitas India di Indonesia yang turut dihadiri Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta, Selasa malam, 7 Juli 2026. 

Dalam sambutannya, Kepala Negara menegaskan bahwa Indonesia sejak lama memiliki kedekatan historis dengan India yang tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.


"Sesungguhnya, peradaban kita, budaya kita, selama ratusan tahun sangat dipengaruhi oleh peradaban India," tutur Prabowo.

Presiden kemudian menjelaskan bahwa jejak pengaruh India masih terasa hingga kini, salah satunya melalui bahasa Indonesia yang banyak menyerap kosakata Sanskerta. 

Selain itu, banyak nama masyarakat Indonesia juga berasal dari bahasa Sanskerta, yang menurutnya menjadi bukti kedekatan budaya kedua bangsa. 

"Bahasa kita, saya kira sekitar 50 persen berasal dari Sanskerta. Banyak nama kita adalah nama-nama Sanskerta. Karena itu ada kedekatan di antara kita, dan kami menyambut kerja sama yang lebih erat," tutur Presiden.

Prabowo juga mengulas eratnya hubungan Indonesia dan India setelah keduanya menjadi negara merdeka. Ia mengingatkan bahwa Presiden pertama RI, Soekarno, pernah menjadi tamu kehormatan pada perayaan Hari Republik India yang pertama pada 1950. 

Kehormatan serupa, lanjutnya, kembali dirasakan ketika dirinya diundang sebagai tamu kehormatan pada peringatan Hari Republik India pada 26 Januari 2025.

"Saat itu saya baru tiga bulan dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia, tepatnya pada 20 Oktober. Saya merasa sangat terhormat," jelas Prabowo.

Terkahir, Prabowo berharap kedekatan sejarah dan budaya yang telah diwariskan selama berabad-abad dapat menjadi landasan untuk memperkuat kerja sama strategis kedua negara di berbagai bidang pada masa mendatang.

"Karena itu kami menyambut kerja sama yang lebih erat. Sekali lagi, terima kasih banyak telah mengundang saya untuk bergabung bersama Anda malam ini," tutup Presiden.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya