Berita

PM India Narendra Modi dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo-Modi Bakal Teken Kerja Sama Konservasi Candi Prambanan Hari Ini

RABU, 08 JULI 2026 | 09:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi dijadwalkan menandatangani kerja sama konservasi Candi Prambanan dalam kunjungan bersama ke Yogyakarta, Rabu, 8 Juli 2026. 

Kabar itu diungkap Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam pesan elektronik di Jakarta pagi ini. 

"Hari ini, Perdana Menteri Modi bersama dengan Presiden Prabowo akan bertolak menuju ke Yogyakarta untuk melakukan kunjungan ke Candi Prambanan, salah satu situs candi Hindu terbesar dan merupakan warisan dunia yang ditetapkan oleh UNESCO dengan beberapa agenda," ujar Prasetyo.


Setelah menyelesaikan rangkaian penandatanganan kerja sama, PM Modi juga dijadwalkan melaksanakan ibadah di Kompleks Candi Prambanan. 

"Perdana Menteri Modi juga akan menyempatkan untuk melakukan peribadatan di Kompleks Candi Prambanan," ungkapnya. 

Sementara itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Selasa, 7 Juli 2026, mengungkapkan bahwa komitmen India untuk mendukung konservasi Candi Prambanan telah disampaikan langsung oleh PM Modi sejak sekitar satu setengah tahun lalu. 

Dukungan itu diharapkan dapat mempercepat revitalisasi kawasan candi, khususnya deretan Candi Perwara yang hingga kini masih banyak belum dipugar.

"Ada seperempat bagian dari Candi Prambanan yang memang yang namanya Perwara, itu candi-candi kecilnya itu belum kita revitalisasi. Dari dua ratusan itu baru enam yang kita revitalisasi. Kalau tiga candi besarnya sudah, sudah semua," jelas Fadli usai mendampingi Presiden Prabowo menerima PM Modi.

Fadli menambahkan, hingga kini besaran dukungan India masih dalam tahap kajian. Meski demikian, pemerintah optimistis pengalaman India dalam konservasi candi-candi Hindu akan mempercepat proses revitalisasi Prambanan. 

"Saya kira ini akan membantu kita untuk mempercepat proses revitalisasi. Kita sih inginnya harapannya cepat," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya