Berita

Ilustrasi (Gambar: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Purbaya: APBN Jadi Tameng Hadapi Gejolak Global, Fokus Biayai Program Prioritas

RABU, 08 JULI 2026 | 09:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah menegaskan APBN 2026 tetap menjadi instrumen utama untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas nasional di tengah ketidakpastian global.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan APBN berperan sebagai shock absorber yang menjaga daya beli masyarakat sekaligus menjadi kebijakan counter cyclical untuk menopang pertumbuhan ekonomi.

"Di tengah gejolak geopolitik dan ketidakpastian global, peran APBN sangat strategis sebagai shock absorber dalam menjaga stabilitas perekonomian dan daya beli masyarakat," ujar Purbaya, di Jakarta, dikutip Rabu 8 Juli 2026.


Belanja negara diarahkan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis, bantuan sosial, pembangunan infrastruktur, subsidi dan kompensasi, transfer ke daerah, hingga penguatan pelayanan publik. Pemerintah juga memastikan pembiayaan berbagai agenda prioritas lain, seperti Revitalisasi Sekolah, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Desa Merah Putih.

Selain itu, APBN turut mendukung delapan agenda pembangunan nasional, mulai dari penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pemberdayaan desa, koperasi dan UMKM, penguatan sistem pertahanan, hingga percepatan investasi dan perdagangan global.

Purbaya menilai fundamental ekonomi Indonesia masih solid. Pada triwulan I 2026, ekonomi tumbuh 5,61 persen secara tahunan, menjadi pertumbuhan triwulan pertama tertinggi sejak 2014. Inflasi Juni 2026 juga tetap terkendali di level 3,34 persen, ditopang pertumbuhan kredit, kembalinya aliran modal asing, serta cadangan devisa yang tetap kuat.

Karena itu, pemerintah bersama Bank Indonesia dan otoritas sektor keuangan akan terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi sekaligus memastikan APBN tetap sehat, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.


Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya