Berita

Ilustrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Merah Dibayangi Panasnya Timur Tengah

RABU, 08 JULI 2026 | 08:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Wall Street bergerak di zona merah di tengah sikap hati-hati investor atas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang mendorong harga minyak naik, sembari menantikan risalah rapat terbaru Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan memberikan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS)

Pada penutupan perdagangan Selasa, 7 Juli 2026, waktu setempat, indeks S&P 500 turun 0,45 persen dan ditutup di level 7.503,85. Nasdaq Composite memimpin pelemahan dengan turun 1,16 persen menjadi 25.818,69, terutama akibat aksi jual pada saham-saham teknologi. 

Sementara Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,25 persen ke level 52.925,15, meski sempat mencetak rekor tertinggi pada awal sesi sebelum akhirnya berbalik melemah.


Sentimen pasar tertekan setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Iran sebagai respons atas serangan terhadap tiga kapal dagang di Selat Hormuz. Konflik tersebut memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran investor bahwa tekanan inflasi dapat kembali meningkat.

Selain perkembangan geopolitik, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bulan Juni. 

Dokumen tersebut diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai pandangan para pejabat The Fed terhadap prospek inflasi dan arah suku bunga setelah bank sentral mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan terakhir.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya