Berita

Kantor PBNU. (Foto: RMOL)

Politik

Penetapan Lokasi Muktamar ke-35 PBNU Ditunda Besok

SELASA, 07 JULI 2026 | 21:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penetapan lokasi pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026 resmi ditunda. 

Keputusan itu disampaikan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar dalam Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Selasa, 7 Juni 2026.

"Tadi kami sudah beberapa kali pertemuan ternyata masih butuh 1 atau 2 jam lagi. Jadi, mohon sabarnya diskors lagi sekitar 1 jam atau dua jam. Doanya semoga mudah-mudahan selesai," katanya. 


Kiai Miftach juga mengatakan, jika keputusan belum tercapai, maka Rapat Gabungan Harian Syuriyah-Tanfidziyah bakal dilanjut pada Rabu, 8 Juli 2026, pukul 08.00 WIB.

"Kalau sampai besok, bisa lewat zoom," singkatnya.

Kiai Miftah menegaskan selama ini tidak pernah mengarahkan pilihan kepada lokasi tertentu untuk penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU. Menurutnya, mekanisme penentuan lokasi pada awalnya diserahkan kepada Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) yang mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU.

Namun, karena usulan yang berkembang mengarah pada beberapa pesantren di satu wilayah, proses penetapan lokasi kemudian dikembalikan kepada PBNU. 

"Oleh karena itu, sebagaimana penentuan lokasi Munas dan Konbes, kita juga mengirimkan tim survei. Kemarin, untuk Muktamar, tim survei juga telah diterjunkan," tandasnya. 

Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, sebelumnya telah menyepakati pelaksanaan Muktamar ke-35 NU pada 1–5 Agustus 2026. Hingga kini, lokasi penyelenggaraan Muktamar masih dalam proses penetapan.



Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya