Berita

PM India Narendra Modi dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Sambut Pendirian Kampus Manajemen dan Teknologi Cabang India di Indonesia

SELASA, 07 JULI 2026 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyambut baik rencana pendirian kampus manajemen dan teknologi cabang India di Indonesia sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan.

Dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026, Prabowo menyebut Indonesia dan India memiliki komitmen yang sama untuk memperluas kolaborasi di sektor pendidikan tinggi, termasuk membuka peluang hadirnya lembaga pendidikan terbaik India di Tanah Air sekaligus meningkatkan mobilitas mahasiswa Indonesia ke India.

"Di bidang pendidikan, baik Perdana Menteri Modi dan saya mendukung didirikannya kampus Indian Institute of Management dan juga kemungkinan Indian Institute of Technology di Indonesia, dan juga mening-meningkatkan jumlah mahasiswa dan mahasiswi Indonesia untuk belajar di India," ujar Prabowo.


Selain sektor pendidikan, Indonesia dan India juga sepakat memperkuat kemitraan di bidang ketahanan energi melalui pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya, pertukaran teknologi, serta peningkatan kapasitas di bidang teknologi nuklir.

Prabowo menambahkan, kedua negara juga berkomitmen memperdalam kerja sama di sektor kesehatan dengan memperluas peluang peningkatan kapasitas bagi dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya.

"Kami yakin kesepakatan-kesepakatan tersebut dapat segera diimplementasikan sehingga memberi hasil dan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara," pungkas Prabowo.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya