Berita

Ratusan pasukan berkuda yang mengawal kendaraan PM Modi menuju Istana Merdeka, Selasa, 6 Juli 2026 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

120 Pasukan Berkuda Kawal PM Modi Menuju Istana Merdeka

SELASA, 07 JULI 2026 | 10:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Konvoi kendaraan Perdana Menteri India Narendra Modi mendapat pengawalan istimewa saat menuju Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026.

Berdasarkan pantauan RMOL, konvoi kendaraan Modi yang dikawal 17 motoris memasuki kawasan Monumen Nasional (Monas) sekitar pukul 10.00 WIB. 

Di kawasan itu telah bersiaga 120 pasukan berkuda yang akan bergabung dalam barusan pengawalan hingga ke Istana Merdeka, dengan formasi 80 pasukan berada di bagian depan mobil Modi dan 40 pasukan mengawal dari belakang.


Sepanjang perjalanan menuju Istana, ribuan pelajar memadati sisi jalan untuk menyambut tamu negara tersebut. 

Mereka tampak antusias melambaikan bendera kecil Indonesia dan India saat rombongan Modi melintas.

Memasuki kompleks Istana Merdeka, iring-iringan disambut dentuman musik marching band yang menggema.

Ratusan siswa turut menyambut dengan gembira di sepanjang jalan menuju gedung utama Istana, sementara penampilan Tari Kreasi Betawi "Kemilau Jakarta" kemudian dipersembahkan sebagai penghormatan bagi Modi.

Turun dari kendaraan, Modi yang mengenakan jaket tanpa lengan berwarna abu tua dipadukan dengan kurta putih khas India langsung disambut Presiden RI Prabowo Subianto. 

Keduanya terlihat saling berpelukan erat, kemudian berjabat tangan sebelum berjalan bersama menuju mimbar kehormatan untuk memulai prosesi upacara penyambutan resmi.

Usai upacara, Prabowo dan Modi dijadwalkan menggelar pertemuan empat mata yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral bersama delegasi kedua negara. 

Menteri Luar Negeri Sugiono sebelumnya mengatakan rangkaian kunjungan Modi juga akan menghasilkan sekitar tujuh hingga delapan nota kesepahaman (MoU) di berbagai sektor strategis. 

"Besok itu ada bentar saya coba ingat-ingat 7 atau 8. Di berbagai bidang ada di bidang pertahanan, ada di bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi," jelasnya pada Senin, 6 Juli 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Ditunggu Sayembara Mencari Silfester Matutina

Senin, 07 September 2026 | 02:30

TK-SD-SMP di Kota Bogor Berlakukan PJJ

Senin, 07 September 2026 | 02:03

Ujian KPK terkait Paulus Tannos: Jangan cuma Nangkap, tapi Kembalikan Aset

Senin, 07 September 2026 | 01:40

Water Mist Disemprot di Jalanan Jakarta Gegara Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 01:15

Dedi Mulyadi Izinkan Sekolah Terapkan PJJ Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Senin, 07 September 2026 | 01:01

Dalam Tiga Hari, Hampir 2.000 Orang Keracunan MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:44

Fahira Idris Sodorkan Enam Rekomendasi untuk MBG

Senin, 07 September 2026 | 00:16

Pemadam Semprot Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 00:03

GMNI Desak Presiden Prabowo Evaluasi Menhan Sjafrie, Ini Sebabnya

Minggu, 06 September 2026 | 23:52

Likuiditas Bank Masih Terjaga

Minggu, 06 September 2026 | 23:40

Selengkapnya