Berita

Ilustrasi (Gambar: Imagined by Babbe)

Bisnis

Wall Street Menguat Ditopang Kebangkitan Saham Teknologi

SELASA, 07 JULI 2026 | 08:13 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham di Wall Street bergerak cukup stabil dan melanjutkan tren positif setelah pekan mencatatkan kenaikan solid pada pekan sebelumnya, dipimpin oleh penguatan saham-saham teknologi dan sektor semikonduktor yang kembali pulih.

Pada penutupan Senin, 6 Juli 2026, indeks Dow Jones Industrial Average naik 155,84 poin atau 0,29 persen ke level 53.055,91, sekaligus menjadi penutupan tertinggi sepanjang sejarah dan untuk pertama kalinya berakhir di atas level 53.000. Selama sesi perdagangan, Dow juga sempat mencetak rekor intraday baru.

Sementara itu, S&P 500 menguat 0,72 persen ke 7.537,43, sedangkan Nasdaq Composite melonjak 1,12 persen menjadi 26.121,16.


Kinerja positif ini melanjutkan reli pekan lalu. Dow naik hampir 2 persen dalam sepekan, sedangkan S&P 500 dan Nasdaq masing-masing menguat 1,8 persen dan 2,1 persen.

Penguatan pasar kali ini didorong oleh bangkitnya saham-saham teknologi. ETF sektor teknologi XLK naik hampir 2 persen, dengan saham Western Digital melesat sekitar 7 persen, Teradyne naik 2,8 persen, Marvell Technology bertambah lebih dari 1 persen, dan Oracle menguat 2,5 persen.

Sektor semikonduktor juga berhasil bangkit setelah tertekan pada pekan sebelumnya. ETF VanEck Semiconductor (SMH), yang sempat turun 3,2 persen minggu lalu, naik sekitar 2 persen pada perdagangan Senin. Meski mengalami koreksi baru-baru ini, ETF tersebut masih mencatat kenaikan lebih dari 80 persen sepanjang paruh pertama 2026.

Di sisi lain, saham Microsoft turun hampir 1 persen setelah perusahaan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 4.800 karyawan atau 2,1 persen dari total tenaga kerjanya sebagai bagian dari efisiensi di era AI.

Sebaliknya, saham Dell Technologies melonjak lebih dari 4 persen setelah Presiden AS Donald Trump mempromosikan produk komputer perusahaan tersebut saat membuka perdagangan bursa dari Gedung Putih.

Sejumlah saham lain juga mencuri perhatian. IBM naik lebih dari 3 persen setelah Bank of America menaikkan target harga sahamnya menjelang laporan keuangan. Sementara Advanced Micro Devices (AMD) melonjak hampir 8 persen dan Teradyne naik sekitar 4 persen setelah Goldman Sachs meningkatkan target harga keduanya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya