Berita

Ilustrasi Dolar AS (Artificial Inteligence)

Bisnis

Dolar Stabil, Yen Tetap Lemah di Tengah Harapan Intervensi Jepang

SELASA, 07 JULI 2026 | 07:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Yen Jepang masih bertahan di dekat level terendahnya dalam hampir empat dekade, yakni sekitar 162,07 per Dolar AS. 

Posisi yang mendekati titik terlemah sejak 1986 itu memicu spekulasi bahwa pemerintah Jepang akan kembali melakukan intervensi di pasar valuta asing, terutama setelah lonjakan pembelian yen secara tiba-tiba pada pekan lalu.

Meski potensi intervensi mampu menahan pelemahan Yen lebih lanjut, sejumlah analis menilai dampaknya hanya bersifat sementara. Selama selisih suku bunga Jepang dan Amerika Serikat masih lebar serta kebijakan fiskal Jepang tetap longgar, tekanan terhadap Yen diperkirakan masih berlanjut.


Di sisi lain, Dolar AS bergerak stabil setelah mencatat kinerja mingguan terburuk sejak April. Pelemahan Dolar dipicu data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang menunjukkan penambahan hanya 57.000 lapangan kerja pada Juni, jauh di bawah ekspektasi pasar. 

Kondisi tersebut meredam ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat, sehingga Indeks Dolar AS (DXY) turun ke 100,86 setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi dalam 13 bulan.

Pelaku pasar kini menantikan risalah rapat kebijakan moneter The Fed yang akan dirilis pada Rabu untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga selanjutnya. Investor juga akan mencermati apakah pandangan hawkish Ketua The Fed, Kevin Warsh, mendapat dukungan dari para pejabat bank sentral lainnya. Sementara itu, Euro menguat ke 1,144 Dolar AS dan Poundsterling naik ke 1,3396 terhadap Dolar AS.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya