Berita

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi, dan pimpinan PT Pindad menghadiri ground breaking pembangunan pabrik munisi di Kalimantan Selatan, pada Sabtu 4 Juli 2026. (Foto: Dok. Kemhan)

Pertahanan

Kemhan Ungkap Alasan PT Pindad Bangun Pabrik Munisi di Batulicin

SENIN, 06 JULI 2026 | 16:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mendukung penuh pembangunan pabrik munisi milik PT Pindad di Batulicin, Kalimantan Selatan, demi memenuhi kebutuhan pasokan munisi untuk personel TNI di daerah.  

Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi saat menghadiri ground breaking pembangunan pabrik munisi di Kalimantan Selatan, pada Sabtu 4 Juli 2026.

"Pembangunan pabrik munisi di Batulicin merupakan bagian dari program pengembangan industri pertahanan oleh PT Pindad," kata Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemenhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada wartawan, Senin 6 Juli 2026.


Salah satu kelebihan dari pembangunan ini, kata Rico, membuat Indonesia tidak perlu bergantung dengan negara-negara luar. Sebab, PT. Pindad yang merupakan industri pertahanan dalam negeri menjadi semakin mandiri 

Rico juga menjelaskan beberapa faktor lain yang membuat Kalimantan Selatan dipilih jadi salah satu tempat pembangunan pabrik munisi PT. Pindad.

"Antara lain ketersediaan lahan, akses wilayah, potensi dukungan infrastruktur, serta posisi Kalimantan Selatan yang strategis dalam mendukung distribusi dan penguatan industri pertahanan nasional," kata Rico.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya