Berita

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Nusantara

Pemenang Logo HUT RI Kantongi Rp100 Juta Plus Bonus Presiden

SENIN, 29 JUNI 2026 | 16:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemenang desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI Fadjar Novario, dipastikan membawa pulang hadiah utama senilai Rp100 juta.

Kabar tersebut disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin, 29 Juni 2026. 

Menurutnya, keberhasilan Fadjar menjadi kebanggaan tersendiri karena logo resmi peringatan kemerdekaan tahun ini lahir dari tangan seorang desainer muda asal Padang, Sumatera Barat.


“Kepada pemenang Saudara Fajar Novaryo ini kita tahu dari Padang, baru selesai dari Universitas Negeri Padang itu 2023. Jadi ini anak muda juga nih, anak muda dan tentu beliau ini juga aktif dalam berbagai pameran dan kegiatan desain grafis di Sumatera Barat,” ujarnya.

Terkait penghargaan, Menekraf mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menyiapkan hadiah sebesar Rp100 juta untuk pemenang.

“Dan mengenai hadiah, kalau dari Kementerian Ekonomi Kreatif untuk pemenang pertamanya Rp100 juta," ujarnya. 

Selain hadiah untuk juara utama, Teuku Riefky mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo juga menyiapkan apresiasi khusus bagi Fadjar dan empat finalis lainnya yang berhasil menembus tahap akhir kompetisi desain logo HUT RI ke-81.

"Ada kabar baik bahwa dari Presiden, dari Bapak Presiden juga akan ada penambahan apresiasi kepada lima orang desainer yang masuk ke final pemilihan ini. Begitu,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengumumkan desain karya Fadjar Novario ditetapkan sebagai logo resmi HUT ke-81 Kemerdekaan RI setelah meraih 44,73 persen suara dari total 68.569 suara yang masuk selama polling berlangsung pada 24-28 Juni 2026. 

Karya tersebut mengungguli empat finalis lainnya dan dinilai merepresentasikan keberagaman Nusantara sebagai fondasi kedaulatan rakyat menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya