Berita

Wakil Ketua Umum DPP Abpednas, Irfan Aghasar. (Foto: Dok. DPP Abpednas)

Politik

Jambore Perdana Abpednas Dorong Tata Kelola Desa Akuntabel dan Berkeadilan

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 21:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Cianjur mencetak sejarah nasional dengan menggelar Jambore Perdana tingkat kabupaten pertama di Indonesia. Ajang ini menjadi momentum krusial bagi penguatan kapasitas hukum dan sinergi aparatur desa.

Berkumpul di Lapangan Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, konsolidasi akbar ini dihadiri oleh pengurus BPD dari 32 kecamatan pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Pembukaan acara turut dihadiri Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian; jajaran Kejaksaan Negeri Cianjur; Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional( DPP Abpednas), Irfan Aghasar; serta tokoh nasional Yudi Purnomo.


Dalam arahannya, Bupati Wahyu Ferdian menekankan jambore ini harus menjadi ruang belajar kolektif demi mengasah kompetensi dan membangun kerja sama yang harmonis di tingkat pemerintahan desa.

“Inti dari semuanya adalah sinergi di tingkat desa. Kalau sinerginya kuat, program pembangunan akan benar-benar terasa oleh masyarakat,” tegas Bupati Wahyu.

Mengenai tuntutan kenaikan tunjangan operasional BPD yang disuarakan peserta, Bupati memastikan pihaknya siap mengkaji aspirasi tersebut secara objektif. Penyesuaiannya akan disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan fiskal daerah ke depan.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DPP Abpednas, Irfan Aghasar memaparkan pesan resmi dari Kejaksaan Agung mengenai paradigma baru penanganan dugaan penyimpangan dana desa. Aparat hukum kini akan memisahkan secara tegas antara kesalahan administratif dan murni tindak pidana korupsi.

"Kita perbaiki bersama. Tujuannya membina, bukan menghukum,” jelas Irfan.

Ia mencontohkan, kekeliruan teknis seperti salah catat atau salah transfer dana yang telah dikembalikan tidak akan serta-merta diseret ke ranah pidana, melainkan diselesaikan lewat jalur pembinaan dan pendampingan bersama.

Namun, Irfan memberikan garis merah tebal bagi oknum aparatur desa yang terbukti melakukan manipulasi data atau penyalahgunaan anggaran secara sengaja untuk memperkaya diri.

"Kami tetap tegas. Tidak ada ruang bagi yang sengaja bermain dengan uang rakyat,” katanya.

Menutup rangkaian acara, panitia jambore membagikan stimulus ekonomi dan penghargaan bagi para peserta. Koordinator kecamatan yang paling banyak mengirimkan peserta berhak mendapatkan bantuan total 4 ton beras dan 8 unit kandang ayam petelur lengkap dengan kapasitas masing-masing 100 ekor ayam per kandang.

Sementara itu, untuk memacu transparansi tata kelola pemerintahan di tingkat akar rumput, panitia juga menganugerahkan 2 unit Smart TV kepada perwakilan desa yang berhasil menyabet kategori Desa Berintegritas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya