Berita

Sepuluh anggota OPM mengikrarkan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Foto: Dok. Mabes TNI)

Pertahanan

10 Anggota OPM Akhirnya Kembali ke NKRI Lewat Pendekatan Humanis

JUMAT, 26 JUNI 2026 | 16:55 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebanyak sepuluh orang yang tergabung dalam Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap IV/Sorong Raya resmi mengikrarkan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Tak hanya kembali, mereka juga berkomitmen kuat untuk menjaga kondusivitas keamanan bersama masyarakat dan aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto menjelaskan, sepuluh mantan OPM Kodap IV/Sorong Raya itu berasal dari unsur Kowip I, Batalyon Ofir, dan Batalyon Sair.


“Kita semua menyaksikan sepuluh mantan anggota OPM mengucapkan janji setia kepada NKRI,” ujar Lucky dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 26 Juni 2026.

Lucky membeberkan, kembalinya para mantan kombatan OPM ini merupakan buah manis dari pendekatan persuasif dan humanis yang konsisten dilakukan oleh jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Dalam prosesnya, aparat TNI juga bersinergi erat dengan pemerintah daerah serta tokoh masyarakat setempat.

“Proses kembalinya sepuluh anggota OPM beserta keluarga mereka yang berjumlah kurang lebih 37 orang ini berlangsung cukup panjang, memakan waktu hampir enam bulan,” ungkap Jenderal bintang tiga tersebut.

Melalui momentum ini, Lucky berharap langkah berani sepuluh mantan anggota OPM tersebut dapat menjadi contoh nyata bagi anggota OPM lainnya di Tanah Papua yang masih bertahan di dalam hutan untuk segera menyerahkan diri.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya