Berita

(Foto: Dok.BRI)

Bisnis

Dari Peyek Rumahan, Usaha Jufriyah Terus Berkembang Bersama BRI

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 12:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berkembang melalui penguatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar.

Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat tersebut adalah UMKM Ria Barokah milik Jufriyah asal Kota Serang, Banten, yang kini mengembangkan berbagai produk kuliner mulai dari peyek, tepung ayam goreng, kulit ayam crispy, hingga paket nasi kotak ayam goreng.

Sebagai ibu rumah tangga yang juga menerima jasa jahit, Jufriyah menjalankan usaha tersebut untuk membantu menambah penghasilan keluarga.


Seiring berjalannya waktu, Jufriyah mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal sekaligus mengembangkan ragam produk baru.

Selain peyek, ia mulai memproduksi ayam goreng dan paket nasi box dengan harga terjangkau.

Tidak berhenti sampai di situ, ia juga mengembangkan Tepung Fried Chicken Ria Barokah yang kini menjadi salah satu produk unggulan usahanya.

Tepung serbaguna tersebut memiliki cita rasa gurih dan dapat digunakan untuk berbagai olahan, mulai dari ayam goreng, kulit ayam crispy, jamur, tempe, hingga aneka gorengan lainnya.

Dalam perjalanan mengembangkan usaha, Jufriyah juga mengenal LinkUMKM melalui Rumah BUMN BRI Serang.

“Saya memutuskan untuk selalu aktif mengikuti berbagai kegiatan LinkUMKM, mulai dari media sosial hingga pelatihan daring. Dari kegiatan tersebut saya mendapatkan banyak pengalaman dan kesempatan yang bermanfaat bagi usaha yang saya jalankan,” ujar Jufriyah, dikutip Jumat 19 Juni 2026.

Salah satu manfaat yang dirasakan Jufriyah setelah bergabung dengan LinkUMKM adalah akses terhadap sertifikasi halal gratis serta kemasan full printing untuk produk Tepung Fried Chicken Ria Barokah.

Selain itu, ia juga aktif memanfaatkan fitur scoring dan Etalase LinkUMKM.

Melalui fitur scoring, Jufriyah dapat mengetahui tingkat perkembangan dan kelas usahanya sehingga membantunya memahami posisi usahanya saat ini.

“Alhamdulillah dengan kemasan yang mendukung, penjualan ikut meningkat dan produk menjadi lebih mudah dikenali. Saya sebagai pemilik usaha juga menjadi lebih percaya diri dalam memasarkan produk karena kemasannya lebih baik,” tuturnya.

Jufriyah juga memanfaatkan QRIS BRI untuk mendukung kegiatan usahanya sehari-hari.

Menurutnya, penggunaan QRIS membantu mempermudah transaksi sekaligus meminimalkan risiko menerima pembayaran dengan uang palsu.

Saat ini produk-produk Ria Barokah dipasarkan melalui berbagai kanal, mulai dari penjualan langsung, reseller, pameran, media sosial, hingga Etalase LinkUMKM.

Jangkauan pemasarannya pun telah meluas dari Kota Serang ke berbagai wilayah di Provinsi Banten serta sejumlah daerah di luar provinsi.

Hingga April 2026, sebanyak 16,46 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan LinkUMKM untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, dan mendorong percepatan UMKM naik kelas.

Platform tersebut menghadirkan enam fitur utama, yakni UMKM Smart, Rumah BUMN, UMKM Media, Komunitas, Etalase Digital, dan layanan Register Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa kisah Jufriyah mencerminkan pentingnya konsistensi dan kemauan untuk beradaptasi dalam mengembangkan usaha.

Menurutnya, banyak pelaku UMKM memiliki potensi untuk tumbuh ketika didukung akses pembelajaran dan pengembangan kapasitas yang memadai.

“Langkah kecil yang dimulai dari usaha rumahan dapat berkembang menjadi peluang usaha yang lebih besar ketika dijalankan dengan konsisten," ujar Akhmad.

Kemampuan menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan pasar sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pengembangan usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM.

"Karena itu, BRI akan terus menghadirkan berbagai program yang dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan usaha, memperkuat kualitas produk, serta membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkas Akhmad.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya