Berita

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Harga Energi Berpeluang Stabil, Pemerintah Lihat Ruang Baru untuk Program Prioritas

RABU, 17 JUNI 2026 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi memberikan dampak positif bagi keuangan negara. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai stabilitas geopolitik yang membaik dinilai dapat menekan risiko lonjakan harga energi global, sehingga memberi ruang fiskal tambahan bagi pemerintah.

Menurut Purbaya, pemerintah sebelumnya telah mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga energi dengan menyiapkan anggaran subsidi yang lebih besar.


Apabila harga energi kembali stabil dan kebutuhan subsidi menurun, anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk mengantisipasi gejolak energi dapat dialihkan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

"Kan kemarin sebagian anggaran sudah kita sisihkan untuk subsidi. Sehingga akan jauh berkurang, ada ruang untuk memberi pembiayaan program-program lain yang dianggap penting oleh presiden," ujar Purbaya, di Jakarta, dikutip Rabu 17 Juni 2026.

Meski demikian, pemerintah belum akan terburu-buru melakukan penyesuaian kebijakan. Kementerian Keuangan masih akan memantau perkembangan kondisi global sebelum mengambil langkah lanjutan.

"Nanti kita lihat seperti apa dan baru kita adjust," kata Purbaya.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat strategi pembiayaan negara. Purbaya mengungkapkan dirinya akan melakukan kunjungan ke China untuk bertemu investor sekaligus membahas rencana penerbitan panda bond. Namun, ia belum mengungkapkan besaran dana yang akan dihimpun melalui instrumen tersebut.

Pemerintah berharap kombinasi antara stabilitas global yang membaik dan pengelolaan fiskal yang hati-hati dapat memperkuat kapasitas APBN dalam mendukung program pembangunan nasional pada tahun-tahun mendatang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya