Berita

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas layanan wealth management. (Foto: Dok. BRI)

Bisnis

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

RABU, 17 JUNI 2026 | 00:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperluas layanan wealth management dengan menghadirkan produk reksa dana berbasis Dolar Amerika Serikat (USD) yang dapat diakses melalui aplikasi BRImo maupun jaringan kantor layanan perseroan.

Langkah tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen untuk memberikan lebih banyak pilihan investasi global bagi nasabah di tengah dinamika pasar internasional.

Dalam kolaborasi ini, BRI menghadirkan tiga produk reksa dana, yakni Batavia China Sharia Equity USD, Batavia Technology Sharia Equity USD, dan Batavia USD Bond Fund. 


Ketiganya menawarkan karakteristik investasi yang berbeda, mulai dari saham sektor pertumbuhan di China dan teknologi global hingga instrumen obligasi pemerintah berbasis Dolar AS.

Batavia China Sharia Equity USD berinvestasi pada saham perusahaan di China, termasuk Hong Kong dan Taiwan, dengan fokus investasi pada produk jangka panjang seperti kecerdasan buatan (AI), robot humanoid, pemulihan konsumsi, serta rantai pasok kendaraan listrik.

Sementara Batavia Technology Sharia Equity USD memberikan eksposur terhadap perusahaan teknologi dan komunikasi global yang menjadi motor pertumbuhan ekonomi digital. 

Adapun Batavia USD Bond Fund berinvestasi pada obligasi pemerintah berbasis dolar AS dengan strategi durasi pendek guna menjaga tingkat volatilitas portofolio.

Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto mengatakan, penguatan layanan wealth management dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap instrumen investasi yang semakin beragam.

“Kehadiran produk reksa dana USD ini sekaligus memperluas alternatif investasi yang dapat diakses melalui BRImo, sehingga nasabah dapat mengelola kebutuhan transaksi perbankan dan investasi dalam satu platform,” ujar Aris, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Menurutnya, integrasi layanan investasi ke dalam BRImo menjadi bagian dari strategi perseroan untuk menghadirkan pengalaman finansial yang lebih praktis dan terintegrasi. 

Ke depan, kami akan terus memperkuat layanan wealth management serta memperkaya pilihan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah,” tambahnya.

Dengan hadirnya produk reksa dana USD tersebut, nasabah kini memiliki akses yang lebih luas terhadap berbagai peluang investasi global melalui satu ekosistem digital.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya