Berita

Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto. (Foto: Instagram)

Politik

Garda Prabowo Jatim Sebut Tiyo Ardianto Kebablasan Menghina Presiden

SELASA, 16 JUNI 2026 | 17:25 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Dewan Koordinasi Daerah (DKD) Garda Prabowo Jawa Timur melayangkan kecaman keras terhadap pernyataan kontroversial mantan aktivis BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto.

Pernyataan Tiyo menyebut seekor kucing dengan nama yang diduga menghina Presiden Prabowo Subianto dinilai telah melampaui batas dan mengandung unsur penghinaan terhadap Kepala Negara.

Ketua DKD Garda Prabowo Jatim, Denny Hermanto menegaskan, sebagai negara demokrasi, Indonesia memang menjamin kebebasan berekspresi bagi setiap warga negaranya. Namun kebebasan tersebut bukan berarti ruang tanpa batas yang bisa menabrak etika, norma sosial, dan hukum.


Kritik terhadap jalannya pemerintahan adalah hal yang sah dan menyehatkan demokrasi, asalkan disampaikan secara objektif dan konstruktif, bukan menyerang kehormatan personal.

"Kami mengecam setiap bentuk penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia yang dipilih secara sah oleh rakyat melalui proses demokrasi. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, tetapi penghinaan tidak dapat dibenarkan," tegas Denny dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 16 Juni 2026.

Denny mengingatkan kedudukan presiden bukan sekadar individu pemegang pucuk pemerintahan, melainkan simbol negara yang merepresentasikan kedaulatan rakyat.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk lebih bijak dan mampu membedakan antara mengkritik kebijakan publik dengan tindakan merendahkan martabat lembaga negara.

"Demokrasi yang sehat bukan demokrasi yang dipenuhi caci maki dan penghinaan. Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang menghadirkan gagasan, argumentasi, serta kritik yang membangun demi kepentingan rakyat dan kemajuan Indonesia," cetusnya.

Di tengah tantangan strategis bangsa saat ini seperti persoalan ekonomi, pendidikan, ketahanan pangan, hingga persaingan global, Denny menilai energi bangsa seharusnya dialokasikan untuk pemikiran-pemikiran konstruktif demi persatuan nasional.

Garda Prabowo Jatim pun mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan mantan aktivis mahasiswa untuk menjadi motor penggerak ruang diskusi publik yang edukatif, santun, dan solutif.

"Mari kita jaga demokrasi yang sehat dengan kritik membangun, bukan penghinaan yang dapat merusak persatuan bangsa. Indonesia membutuhkan persatuan, kedewasaan politik, dan semangat kebangsaan dari seluruh elemen masyarakat," pungkas Denny.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya