Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Awas Peretasan Tanpa Sentuh, Jutaan HP Android Terancam Celah Zero-Day

SELASA, 16 JUNI 2026 | 15:27 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Di balik kenyamanan layar sentuh ponsel, sebuah ancaman siber berskala masif kini tengah mengintai.

Google baru saja merilis peringatan darurat terkait celah keamanan zero-day (CVE-2025-48595) yang berdampak langsung pada perangkat bersistem operasi Android 14, 15, 16, hingga 16 QPR2.

Mengerikannya, eksploitasi ini memungkinkan peretas mengambil alih kendali penuh atas sistem ponsel korban tanpa memerlukan interaksi apa pun—Anda sama sekali tidak perlu mengklik tautan atau membuka file mencurigakan agar ponsel diretas.


Raksasa teknologi tersebut secara terbuka mengonfirmasi bahwa celah ini sudah mulai aktif dieksploitasi oleh penjahat siber secara "terbatas dan bertarget".

Berada di dalam lapisan Android Framework, kerentanan ini membuktikan bahwa sistem pertahanan berlapis pun masih bisa ditembus oleh peretas sebelum patch keamanan dirilis oleh pengembang.

Insiden krisis ini mencuat di tengah perlawanan hukum Google terhadap "Outsider Enterprise," sebuah sindikat kejahatan siber asal China.

Kelompok ini baru saja dituntut ke pengadilan federal New York lantaran mengeksploitasi kecerdasan buatan Gemini AI untuk merancang lebih dari 9.000 situs phishing.

Skala operasi mereka sangat mencengangkan; sejak Juli 2023, sindikat ini dituding telah merampas lebih dari 3,87 juta nomor kartu kredit dengan total kerugian mencapai 1,9 miliar dolar AS.

Menghadapi gempuran serangan siber yang kian canggih ini, langkah mitigasi perlindungan mutlak ada di tangan Anda. 

Pengguna Android diwajibkan untuk segera mengunduh dan memasang pembaruan sistem ke tingkat patch keamanan tertanggal 5 Juni 2026.

Segera periksa menu Pengaturan, pilih Tentang Ponsel, dan pastikan Tingkat Patch Keamanan Android Anda sudah diperbarui guna menutup rapat celah dari para peretas tak kasatmata ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya