Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi panggung megah bagi para pemain bintang, tetapi juga menjadi ladang emas bagi para pengadil lapangan.
Turnamen akbar ini dijadwalkan akan melibatkan total 52 wasit dari seluruh penjuru dunia.
Menariknya, dua nama ofisial papan atas dari Liga Inggris, yakni Michael Oliver dan Anthony Taylor, dipastikan ikut ambil bagian dalam pergelaran ini.
Mereka tidak hanya akan mempertaruhkan kredibilitas di lapangan, tetapi juga bersiap mengantongi bayaran dalam jumlah yang fantastis.
Berdasarkan laporan yang dirilis oleh GiveMeSport, setiap wasit yang bertugas di Piala Dunia 2026 diproyeksikan menerima gaji pokok sebesar 100.000 dolar AS, atau sekitar 75.000 poundsterling (setara dengan Rp1,6 miliar).
Angka ini sangat memukau karena jumlahnya melonjak sekitar dua kali lipat dibandingkan dengan bayaran yang diterima ofisial pada edisi Piala Dunia 2014 di Brasil lalu.
Lebih hebatnya lagi, nominal miliaran tersebut rupanya belum mencakup skema bonus.
Para wasit yang sukses mempertahankan performa dan dipertahankan untuk memimpin laga di fase gugur akan menerima kucuran bayaran tambahan di setiap putarannya.
Tentu saja, pundi-pundi terbesar telah disiapkan khusus bagi wasit yang mendapat kehormatan untuk meniup peluit pada partai final tanggal 19 Juli mendatang.
Bagi sosok sekaliber Michael Oliver dan Anthony Taylor, guyuran pendapatan dalam jumlah masif ini sebenarnya bukan hal yang mengejutkan.
Keduanya diketahui telah mengantongi pendapatan sekitar 250.000 poundsterling sepanjang musim ini hanya dari tugas mereka memimpin berbagai kompetisi elite Eropa, mulai dari Liga Premier Inggris, Piala FA, hingga Liga Champions UEFA.
Tingginya bayaran tersebut tentu sepadan dengan besarnya tekanan dan tanggung jawab dalam memimpin laga di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.