Berita

Kantor Danantara Indonesia. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Rupiah-IHSG Menguat, Danantara Klaim Berhasil Balikkan Persepsi Investor

SELASA, 16 JUNI 2026 | 10:21 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar Rupiah yang kompak menguat dalam beberapa hari terakhir dinilai tidak terlepas dari membaiknya persepsi investor global terhadap Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Menurutnya, perubahan sentimen tersebut dipicu oleh berbagai kebijakan pemerintah serta rangkaian roadshow yang dilakukan Danantara ke sejumlah pusat keuangan dunia untuk meyakinkan investor mengenai prospek ekonomi nasional.

"Kalau kita lihat beberapa hari terakhir ini baik dari pasar modal kita maupun rupiah mengalami penguatan relatif cepat juga. Dan kita ketahui percepatan ini atau penguatan pasar modal dan rupiah tidak akan terjadi kalau kita tidak melakukan apa-apa," kata Rosan dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Selasa 16 Juni 2026.


Ia menjelaskan, Danantara baru saja menyelesaikan roadshow ke Hong Kong, Singapura, Boston, London, dan New York. Dalam kegiatan tersebut, Danantara bertemu dengan sekitar 122 investor global, termasuk sejumlah investor yang telah aktif berinvestasi di pasar modal Indonesia.

Menurut Rosan, forum tersebut menjadi kesempatan untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah dan strategi investasi Danantara di tengah keraguan sebagian pelaku pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

"Pada saat mereka melihat bahwa apa yang dilakukan Danantara dan kebijakannya ini membalikkan momentum persepsi yang ada, persepsi yang mungkin mereka tadinya agak ragu terhadap ekonomi Indonesia, mengenai kebijakan kita, tapi setelah mereka lihat Indonesia merespons dengan baik dan benar," ujarnya.

Rosan menilai tantangan yang dihadapi Indonesia selama ini lebih banyak berkaitan dengan persepsi pasar ketimbang kondisi fundamental ekonomi. Ia meyakini fondasi ekonomi nasional tetap kuat untuk jangka menengah dan panjang.

"Kalau kami melihatnya selama ini lebih daripada persepsi. Karena kalau kita lihat fundamental kita secara jangka menengah panjang juga sangat baik. Bagaimana kita membalikkan persepsi momentum spiral down ini untuk kembali ke atas," katanya.

Selain itu, Rosan menilai koreksi yang sempat terjadi di pasar saham dalam beberapa bulan terakhir justru membuat valuasi sejumlah emiten Indonesia semakin menarik di mata investor asing.

Menurutnya, banyak saham perusahaan Indonesia kini diperdagangkan pada harga yang relatif murah dibandingkan kinerja fundamentalnya.

"Karena koreksi kemarin selama hampir beberapa bulan ini menyebabkan pricing dari perusahaan kita menjadi sangat baik dan sangat murah. Fundamental kita bagus, perbankan bagus, dividen bagus, yield bagus, price to book juga berada di bawah harga pasar," ujarnya.

Dengan kondisi tersebut, Rosan mengatakan banyak investor global mulai melihat pasar Indonesia sebagai peluang investasi yang menarik untuk jangka panjang.

"Secara otomatis mereka melihat it's time to buy," pungkasnya.

Untuk diketahui kurs Rupiah berada di posisi Rp17.704 per Dolar AS menguat 5 poin atau 0,03 persen pada perdagangan pagi ini. Sementara itu, IHSG sendiri menguat 247 poin atau 4,12 persen ke level 6.254 pada perdagangan terakhir di hari Senin 15 Juni 2026.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya