Berita

Jajaran panitia tiga Pengprov Perbakin DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten (Foto: Dok. Perbakin DKI Jakarta)

Nusantara

Diikuti 582 Pemburu, Kejurnas Perbakin Pecah Rekor Zero Accident

SENIN, 08 JUNI 2026 | 20:49 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Berburu Online Perbakin 2026 yang digelar gabungan tiga pengurus provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten resmi ditutup pada Minggu, 7 Juni 2026. 

Ajang yang diikuti ratusan pemburu dari berbagai daerah itu mencatatkan capaian membanggakan dengan nol kecelakaan selama pelaksanaan.

Sekretaris Pelaksana Kejurnas Berburu Online Perbakin 2026, Kristianto mengatakan, total peserta yang mengikuti kejuaraan mencapai 582 orang, terdiri dari 420 peserta kategori limited dan 162 peserta kategori unlimited.


“Keberhasilan Kejurnas ini adalah zero accident. Alhamdulillah ini baru dan menjadi sejarah Perbakin menggelar event melibatkan tiga Pengprov dan tidak ada insiden,” kata Kristianto.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepatuhan para peserta terhadap etika berburu dan aturan yang telah ditetapkan panitia selama kompetisi berlangsung.

“Para senior pemburu mengedepankan etika berburu dan aturan sehingga semuanya berjalan dengan lancar. Kami bisa mencapai target yaitu zero accident,” ujarnya.

Selain sukses dari sisi pelaksanaan, Jawa Barat juga tampil dominan dalam kejuaraan kali ini. Pada kategori individual limited, peserta dari Perbakin Jawa Barat menjadi juara pertama dengan hasil buruan mencapai 118,40 kilogram.

Jawa Barat juga menjadi juara kategori beregu nasional dengan total hasil buruan 209,95 kilogram, sekaligus mencatatkan jumlah peserta terbanyak sepanjang pelaksanaan kejuaraan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pengprov Perbakin Jawa Barat yang mengirimkan 173 peserta. Ini menjadi jumlah peserta terbanyak yang pernah kami dapatkan selama penyelenggaraan event berburu online,” jelas Kristianto.

Sementara itu, Ketua Umum Perbakin DKI Jakarta, Irjen Pol Umar Surya Fana mengapresiasi kontribusi Jawa Barat yang menjadi tulang punggung penyelenggaraan kejuaraan tersebut.

“Saya berterima kasih dan mengapresiasi teman-teman di Jabar telah menjadi backbone pada acara ini dengan 160 sekian peserta. Mudah-mudahan nanti akan pecah rekor pada pelaksanaan multievent,” kata Irjen Umar.

Irjen Umar juga mengungkapkan, Perbakin tengah mempersiapkan ajang menembak multievent yang akan berlangsung pada 25-28 Juni 2026 di sejumlah lokasi, termasuk Kesatrian Marinir Cilandak, Lapangan Kondisi Sangkan Jawa Barat, dan Lapangan Tembak Korpasgat Lanud Sulaiman Bandung.

Menurutnya, jika jumlah peserta menembak laras panjang menembus angka 100 orang, panitia akan menambah satu hari pelaksanaan untuk mengakomodasi tingginya minat peserta. 

“Kalau peserta mencapai 100 orang atau lebih, maka hari pelaksanaan akan kami tambah mulai Kamis agar semua peserta mendapat kesempatan bertanding,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya