Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Dokumnetasi RMOL/Istimewa)

Politik

Gegara Tidak Terima Undangan, Jokowi Absen Upacara Hari Lahir Pancasila

SENIN, 01 JUNI 2026 | 15:15 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin, 1 Juni 2026.

Ketidakhadiran Jokowi disebut karena hingga hari pelaksanaan tidak ada undangan yang diterima untuk menghadiri upacara kenegaraan tersebut.

Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah, mengatakan pihaknya tidak menerima undangan baik dalam bentuk surat resmi maupun komunikasi lainnya.


“Hingga pagi hari ini kami belum menerima undangan untuk Bapak Joko Widodo menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila,” kata Syarif dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi di Jakarta.

“Tidak ada undangan baik berupa surat resmi maupun komunikasi lainnya,” tambahnya.

Karena itu, Jokowi tidak mengikuti rangkaian upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini.

“Oleh karena itu, Bapak tidak menghadiri kegiatan tersebut,” tegas Syarif.

Pada saat upacara berlangsung di Jakarta, Jokowi diketahui berada di kediamannya di kawasan Sumber, Banjarsari, Solo. Sejak pagi, ia melayani warga yang datang untuk bersilaturahmi dan berfoto bersama selama libur panjang Waisak.

Sementara itu, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila dipimpin Presiden Prabowo Subianto sebagai inspektur upacara.

Hadir pula Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya