Berita

Hewan Kurban di area RPH Masjid Istiqlal (Foto: RMOL/Reni Erina)

Nusantara

Wamentan Sebut Iduladha 1447 H Bawa Berkah bagi Peternak

SABTU, 30 MEI 2026 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah memastikan pergerakan harga bahan pangan pokok sepanjang momentum Iduladha 1447 Hijriyah berada dalam kondisi yang aman dan terkendali. 

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengungkapkan, pengawasan ketat terus dilakukan agar harga komoditas strategis tidak melewati batas harga eceran tertinggi (HET).

Guna merealisasikan hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengecek harga kebutuhan pokok di pasar secara berkala. Fokus pengawasan tertuju pada 12 komoditas pangan utama demi menciptakan keseimbangan harga, baik bagi produsen maupun konsumen.


Sudaryono memaparkan bahwa prioritas pemerintah adalah menjaga agar harga pangan tidak melonjak drastis atau merosot tajam. Jika harga terlalu anjlok, para petani dan peternak akan dirugikan. Sebaliknya, jika harga melambung tinggi, masyarakat selaku konsumen yang akan terbebani.

Ia juga mengklaim bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, stabilitas harga pangan pada momen besar seperti Lebaran dan Iduladha tetap terjaga dengan baik. Naik-turunnya harga dinilai masih dalam batasan yang normal dan bisa diantisipasi dengan cepat.

“Kalau naik dan turun itu hal yang biasa. Yang penting naik cepat turun, kalau turun cepat naik,” ujar Sudaryono di Jakarta, dikutip Sabtu 30 Mei 2026.

Langkah preventif untuk menjaga harga agar tetap berada di koridor HET dilakukan melalui sinergi antar-kementerian serta pengawasan langsung pada jalur distribusi di lapangan.

Di sisi lain, Sudaryono menyoroti besarnya perputaran ekonomi masyarakat yang dipicu oleh tingginya aktivitas ibadah kurban tahun ini. Berdasarkan data nasional, jumlah hewan kurban yang tersedia menembus angka 3,2 juta ekor. Jumlah tersebut melampaui estimasi kebutuhan yang berada di angka 2,5 juta ekor.

Surplus ini menjadi indikator positif bahwa daya beli masyarakat masih sangat solid sekaligus memberikan keuntungan besar bagi para peternak lokal di daerah.

“Ini kan Iduladha bukan hanya hari rayanya umat Islam, tapi juga hari raya khususnya para peternak kita di seluruh Indonesia,” katanya. 

Ia menambahkan, momentum Iduladha ini menjadi pelecut semangat bagi para peternak rakyat, sejalan dengan komitmen pemerintah yang terus menggenjot sektor peternakan demi mencapai target swasembada pangan dan daging nasional.

Pemerintah berjanji akan mengawal pemantauan harga pangan ini di setiap hari besar keagamaan agar distribusi logistik berjalan mulus dan masyarakat bisa mendapatkan pangan dengan harga yang ramah di kantong.

Mengenai ketersediaan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriyah, Wamentan menegaskan statusnya sangat aman karena mengalami surplus hingga 800 ribu ekor. Dari total pasokan Kementan yang mencapai 3,2 juta ekor, proyeksi kebutuhan riil nasional sebenarnya hanya berkisar antara 2,4 juta hingga 2,5 juta ekor.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya