Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Emas Jatuh ke Level Terendah Dua Bulan akibat Isu Inflasi

KAMIS, 28 MEI 2026 | 09:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas spot anjlok 1,3 persen ke posisi 4.447,71 Dolar AS per ons pada akhir perdagangan Rabu 27 Mei 2026, mencatat level terendah sejak akhir Maret. 

Penurunan ini dipicu oleh ekspektasi pengetatan kebijakan moneter demi meredam inflasi di tengah ketidakpastian konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Sejalan dengan itu, emas berjangka AS kontrak Juni juga ditutup melemah 1,2 persen menjadi 4.448,40 Dolar AS per ons.

Faktor utama yang menekan pasar adalah konflik Timur Tengah yang sempat memicu penutupan Selat Hormuz, sehingga melambungkan harga minyak Brent dan risiko inflasi global. 


Meskipun ada laporan bahwa Iran akan memulihkan pengiriman pasca-kesepakatan dengan AS, pasar tetap khawatir. Investor memprediksi inflasi energi akan mendorong The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin tahun ini, yang membuat emas kehilangan daya tariknya sebagai aset tanpa imbal hasil.

Di sisi lain, Presiden Fed Minneapolis, Neel Kashkari, menegaskan bahwa bank sentral fokus mengendalikan inflasi, meski masih terlalu dini untuk memprediksi arah suku bunga. Saat ini pelaku pasar tengah menantikan rilis data Personal Consumption Expenditures (PCE) AS untuk petunjuk kebijakan lebih lanjut.

Koreksi harga juga melanda logam mulia lainnya. Perak spot anjlok 3,2 persen ke 74,46 Dolar AS per ons, di mana Bank of America menilai potensi perak menembus 100 Dolar AS tidak akan bertahan lama karena melemahnya permintaan fundamental. Sementara itu, platinum merosot 2,1 persen ke level 1.916,90 Dolar AS per ons, dan paladium menjadi satu-satunya yang naik tipis 0,1 persen ke posisi 1.386,47 Dolar AS per ons.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya