Berita

Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Dr Henny Nuraini. (Foto: Dokumentasi IPB University)

Nusantara

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

RABU, 27 MEI 2026 | 23:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam momen perayaan Iduladha, masyarakat harus peduli pada kualitas daging yang dikonsumsi. Mulai dari warna, tekstur, hingga aroma, setiap jenis daging ternyata memiliki karakteristik yang berbeda.

Dosen Fakultas Peternakan IPB University, Dr Henny Nuraini, menjelaskan bahwa perbedaan daging sapi, kerbau, kambing, dan domba dapat dikenali dari atribut fisik dan kandungan nutrisinya. Faktor yang memengaruhi pun beragam, mulai dari jenis hewan, umur, pakan, hingga penanganan sebelum dan sesudah pemotongan.

“Perbedaan fisik dan nutrien daging dipengaruhi oleh jenis hewan, umur, jenis kelamin, pakan, penanganan sebelum dan sesudah pemotongan, aktivitas otot, metode pemasakan, hingga reaksi kimia yang terjadi,” jelas Henny dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 27 Mei 2026.


Salah satu indikator paling mudah dikenali adalah warna daging. Menurut Dr Henny, warna dipengaruhi oleh kandungan mioglobin. Semakin tinggi mioglobin, warna daging akan semakin pekat. Saat terpapar udara, mioglobin berubah menjadi oksimioglobin yang menghasilkan warna merah cerah, lalu perlahan menjadi merah kecoklatan akibat metmyoglobin.

Daging sapi umumnya berwarna merah cerah, sementara kerbau cenderung lebih gelap. Daging domba memiliki warna merah terang hingga merah bata, sedangkan kambing berwarna merah muda dan tidak secerah sapi. 

“Untuk memastikan kesegaran, masyarakat dapat menyayat daging dan melihat perubahan warnanya. Jika kembali merah segar setelah terkena udara, daging biasanya masih dalam kondisi baik,” urai Dr Henny.

Selain warna, tekstur juga menentukan kualitas daging. Tekstur berkaitan dengan tingkat keempukan dan kekenyalan saat dikonsumsi. Daging sapi memiliki serat sedang dan tidak terlalu kaku, sedangkan kerbau cenderung lebih kasar dan padat, terutama pada hewan yang lebih tua.

“Tekstur sangat memengaruhi cita rasa, kualitas, dan kesan akhir saat mengonsumsi daging,” ujarnya.

Sementara itu, daging kambing dan domba memiliki serat lebih kecil dan halus sehingga cenderung lebih empuk. Namun, faktor umur tetap berpengaruh terhadap tingkat keempukan.

Aroma juga menjadi pembeda utama. Daging segar seharusnya tidak berbau menyengat. Bau anyir atau tengik bisa menjadi tanda kerusakan akibat mikroorganisme. Daging sapi memiliki aroma yang relatif lembut, sedangkan kerbau lebih tajam. Daging kambing, terutama jantan dan berusia tua, memiliki bau prengus yang lebih kuat, sementara domba cenderung lebih ringan.

Sebagai sumber protein hewani, daging memiliki nilai gizi tinggi, tetapi juga mudah rusak jika tidak ditangani dengan benar. Karena itu, Dr Henny menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan penyimpanan.

“Pastikan daging terhindar dari kontaminasi sejak proses pemotongan hingga distribusi. Jika tidak langsung dimasak, simpan di kulkas atau bekukan agar kualitasnya tetap terjaga,” pungkasnya.  


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Pemerintah Harus Beri Pendampingan Anak Korban Aksi Main Hakim Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 22:15

Polisi Dalami Kematian Sumitro, Diduga Orang Dekat Febrie

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:57

Cerita Manis UMKM dari Sumenep, Dua Dekade Perjuangan dan Berkembang Berkat KUR BRI

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:47

Telkom Gelar Workshop PQC Formulasikan Keamanan Siber Masa Depan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:44

Ketua Baznas Paparkan Strategi Besar Transformasi Zakat Nasional

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:23

Gempa M 7,1 Lumpuhkan Infrastruktur dan Industri Jepang, Pemadaman Listrik Terjadi

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:17

Pelatihan Militer untuk Sipil Perlu Dihentikan

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:08

DPR dan Kemendagri Sepakat Penyaluran Bansos Pakai NIK

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:56

Tio Aliansyah Dilarang Tangani Perkara selama 1,5 Bulan Buntut Kasus Helikopter

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:53

Jangan Sampai OAP Hanya jadi Penonton di Tanah Ulayatnya Sendiri

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:36

Selengkapnya