Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Bursa Eropa

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

SELASA, 26 MEI 2026 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa saham Eropa ditutup menguat tajam pada perdagangan Senin 25 Mei 2026 waktu setempat,  mendekati level rekor tertinggi sejak akhir Februari tahun ini. 

Sentimen pasar terdorong oleh optimisme terhadap peluang tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai dapat memulihkan stabilitas pasokan energi global.

Indeks STOXX 50 zona Euro melonjak 2 persen ke level 6.139, sementara STOXX 600 pan-Eropa naik 1,1 persen menjadi 632. 


Optimisme muncul setelah Presiden AS Donald Trump menyebut negosiasi dengan Iran berjalan positif, diperkuat pernyataan Menteri Luar Negeri Marco Rubio yang mengisyaratkan peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.

Harapan meredanya ketegangan di Timur Tengah memicu penurunan harga minyak, sehingga meredakan kekhawatiran inflasi di kawasan Eropa. Kondisi ini ikut mendorong penguatan obligasi pemerintah dan menopang saham sektor perbankan serta industri yang sensitif terhadap biaya energi.

Di Jerman, indeks DAX 40 melesat hampir 2 persen ke level 25.394, tertinggi sejak Januari. Saham industri dan teknologi menjadi motor penggerak, dipimpin MTU Aero Engines yang naik 6 persen. Saham Daimler Truck naik 4,4 persen dan Infineon Technologies bertambah 3,7 persen. 

Saham perbankan juga menguat, dengan Deutsche Bank dan Commerzbank masing-masing naik lebih dari 2 persen.

Penguatan juga terjadi di Prancis. Indeks CAC 40 naik 1,8 persen menjadi 8.258, level tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Saham barang mewah menjadi penopang utama, termasuk Hermès, Kering, LVMH, dan L'Oréal yang mencatat kenaikan solid seiring membaiknya sentimen risiko pasar. 

Sektor keuangan turut menguat, dipimpin Société Générale yang melonjak hampir 5 persen.

Indeks FTSE MIB Italia ditutup naik 1,4 persen ke rekor baru 50.220. Saham perbankan seperti UniCredit dan Intesa Sanpaolo memimpin penguatan, diikuti saham otomotif dan barang mewah seperti Ferrari dan Moncler. 

Nexi bahkan melesat 6,5 persen setelah investor milik negara CDP Equity mengumumkan rencana peningkatan kepemilikan di perusahaan pembayaran digital tersebut.

Di tengah reli pasar, saham perusahaan energi justru tertekan akibat turunnya harga minyak mentah. TotalEnergies di Prancis dan Eni di Italia masing-masing ditutup melemah lebih dari 1 persen.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya