Berita

Ilustrasi KDRT. (Foto: Istimewa)

Presisi

Suami Asal Temanggung Bacok Istri hingga Tewas karena Tolak Rujuk

SELASA, 19 MEI 2026 | 06:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang perempuan berinisial DRS (30), warga Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, meninggal dunia setelah dibacok suaminya sendiri,  Kriswandi (32), pada Minggu 17 Mei 2026.

Peristiwa tragis tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga. Korban dan pelaku diketahui telah lama pisah ranjang, namun belum resmi bercerai secara hukum.

"Memang sudah pisah ranjang sekitar dua tahun," kata Kasat Reskrim Polres Temanggung, Iptu I Komang Mahendra Deputra, dikutip dari RMOLJateng, Selasa 19 Mei 2026.


Saat itu pelaku sempat menjemput anak dari rumah korban dan pergi. Kemudian pelaku kembali lagi dan mengajak korban yang tadinya di teras rumah untuk masuk rumah dan berincang.

"Berbicara terkait dengan ajakan kembali dalam berumah tangga," kata Komang.

Ajakan itu ternyata ditolak korban. Pelaku yang sudah menyiapkan senjata tajam jenis sabit di punggung langsung mengeluarkannya dan menyerang korban.

"Korban meninggal seketika," kata Komang.

Pelaku langsung kabur ketika ibu korban teriak minta tolong. 

Satuan Reskrim Polres Temanggung langsung melakukan pengejaran dan membekuk pelaku tidak lebih dari 10 jam dari kejadian di rest area Tlahab, Temanggung.

"Ditangkap di arah Wonosobo, di rest area," kata Komang.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 44 ayat 3 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Pasal 458 ayat 2 KUHP tentang pembunuhan terhadap istri, serta Pasal 459 KUHP terkait pembunuhan berencana.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya