Berita

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak. (Foto: Istimewa)

Politik

Jangan Cuma Pembeli, Indonesia harus jadi Pusat Ekonomi Syariah Dunia

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 21:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Indonesia dinilai tidak boleh terus menjadi pasar bagi produk halal dunia. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah, Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk menjadi produsen, investor, sekaligus pusat pembiayaan syariah global.

Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Amin Ak, mengatakan sudah saatnya Indonesia mengubah cara pandang dalam mengembangkan ekonomi syariah.

“Saatnya Indonesia naik kelas jadi produsen, investor, sekaligus pusat pembiayaan syariah dunia,” ujar Amin kepada wartawan, Sabtu, 8 Agustus 2026.


Menurutnya, ekonomi syariah tidak boleh hanya dimaknai sebatas perbankan syariah. Ekosistemnya mencakup industri halal, pangan, obat-obatan, kosmetik, fesyen muslim, wisata ramah muslim, zakat, wakaf, hingga pembiayaan proyek strategis.

“Keberhasilan ekonomi syariah bukan dilihat dari berapa banyak bank syariah atau sertifikat halal yang terbit. Yang penting itu seberapa besar dampaknya mulai dari membuka lapangan kerja, mendongkrak ekspor, menarik investasi, dan membuat ekonomi tumbuh berkualitas,” tegasnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS itu menilai tantangan Indonesia saat ini bukan lagi sekadar memperbanyak lembaga keuangan syariah, melainkan memastikan pembiayaan tersebut masuk ke sektor riil, seperti hilirisasi industri, manufaktur halal, pertanian modern, energi terbarukan, ekonomi digital, dan UMKM.

Amin juga melihat rencana pembentukan Pusat Finansial Indonesia Internasional (PFII) sebagai momentum penting untuk memperkuat posisi Indonesia di pasar keuangan syariah global.

Menurutnya, PFII dapat dikembangkan sebagai pusat penerbitan sukuk internasional, investasi halal, modal ventura syariah, wakaf produktif, hingga pembiayaan hijau berbasis syariah.

“PFII jangan hanya menjadi tempat transaksi keuangan biasa. PFII harus punya identitas kuat sebagai pusat keuangan syariah modern yang menyatu dengan industri halal nasional,” tegasnya.

Ia mengingatkan keberhasilan PFII tidak cukup hanya mengandalkan insentif pajak atau pembangunan infrastruktur. Kepastian hukum, tata kelola transparan, kedalaman pasar keuangan, standar syariah yang sesuai dengan dunia internasional, serta kualitas sumber daya manusia menjadi faktor penentu.

“Kalau PFII berhasil jadi hub keuangan syariah internasional, Indonesia punya peluang besar jadi pusat gravitasi baru ekonomi syariah dunia, bukan cuma karena jumlah penduduk muslimnya, tapi karena kualitas ekosistem yang dibangun,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya