Berita

Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya. (Foto: Istimewa)

Politik

Seskab Teddy Tiga Besar Jajaran Menteri dengan Kinerja Terbaik

SABTU, 08 AGUSTUS 2026 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretaris Kabinet RI Teddy Indra Wijaya masuk dalam tiga besar dalam penilaian positif publik terhadap kinerja jajaran Kabinet Merah Putih.

Dalam survei terbaru Indonesia Political Opinion (IPO), Teddy Indra Wijaya bertengger di posisi kedua dengan catatan sebesar 33,5 persen.

Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah mengatakan, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempati posisi pertama dengan penilaian positif 42,8 persen.


"Teddy berada di posisi kedua dengan penilaian positif 33,5 persen, disusul Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia sebesar 32,0 persen," ujar Dedi Kurnia dalam keterangan tertulis, Sabtu 8 Agustus 2026.

Selanjutnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh penilaian positif 30,9 persen, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.

IPO juga mengukur persepsi publik terhadap pejabat kabinet yang dinilai memiliki kinerja kurang baik. Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai berada di posisi pertama dengan 51,8 persen.

Posisi berikutnya ditempati Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dengan 48,5 persen dan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dengan 4,5 persen.

"Yang pertama adalah Menteri HAM Natalius Pigai 51,8 persen, Menteri PU Dody Hanggodo 48,5 persen, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni 4,5 persen," ujar Dedi.

Dedi mengatakan penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah dapat berubah mengikuti perkembangan situasi.

"Jadi, memang kondisi masyarakat saya kira selalu dinamis dalam memberikan penilaian," katanya.

Survei IPO dilakukan pada 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 terhadap 1.200 responden menggunakan metode stratified multistage random sampling (SMRS), dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat akurasi 95 persen.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya