Berita

Tubagus Pancar Cahaya Tajally. (Foto: Dok. Pribadi)

Dunia

Gandeng APO, PPI Kanto Tingkatkan Produktivitas Mahasiswa Diaspora

SENIN, 18 MEI 2026 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Jepang Koordinator Daerah Kanto menggelar kunjungan sekaligus dialog publik bersama Asian Productivity Organization di Tokyo.

Kegiatan bertajuk “Kanto’s Dialogue on Productivity and Economic Growth” ini menjadi forum diskusi mengenai penguatan produktivitas nasional dan kontribusi generasi muda Indonesia terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional.

Dialog tersebut turut membahas diseminasi dokumen Indonesia’s National Productivity Master Plan 2025-2029, sebuah dokumen kebijakan yang disusun APO untuk mendukung peningkatan produktivitas nasional Indonesia dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen.


Ketua Umum PPI Kanto, Tubagus Pancar Cahaya Tajally menyampaikan bahwa pelajar Indonesia di luar negeri memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia unggul dan inovasi lintas sektor.

“PPI Kanto ingin menjadi wadah yang mampu mendorong kontribusi nyata mahasiswa Indonesia terhadap sektor-sektor produktivitas nasional,” ujar Pancar dalam keterangan tertulis, Senin 18 Mei 2026.

Delegasi PPI Kanto disambut langsung oleh Sekretaris Jenderal APO, Indra Pradana Singawinata, bersama jajaran tenaga ahli APO. 

Indra menjelaskan bahwa tantangan utama Indonesia saat ini tidak hanya terletak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan produktivitas nasional secara berkelanjutan.

Ia memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia selama ini masih banyak ditopang oleh penambahan tenaga kerja dan adopsi teknologi. 

Ke depan, Indonesia dinilai perlu memperkuat pendekatan Total Factor Productivity (TFP), yakni peningkatan produktivitas melalui inovasi, efisiensi, kualitas sumber daya manusia, serta penguatan tata kelola di berbagai sektor ekonomi.

“Penguatan inovasi dan produktivitas menjadi faktor penting agar Indonesia dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kompetitif di tingkat global,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya