Berita

Pameran bertajuk "Aku Arek Suroboyo" di Basement Alun-Alun Surabaya. (Foto: RMOLJatim)

Nusantara

Pameran "Aku Arek Suroboyo" Kuak Sisi Lain Bung Karno yang Jarang Diketahui

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 19:11 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Publik selama ini mengenal Ir. Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan sekaligus Presiden Pertama Republik Indonesia. Namun, perlu diketahui juga sosok yang akrab disapa Bung Karno itu punya ikatan batin yang sangat kuat dengan Surabaya.

Kota Pahlawan inilah yang membentuk karakter, pemikiran, hingga semangat perjuangan sang fajar sejak usia muda.

Guna menghidupkan kembali memori kolektif tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar pameran bertajuk "Aku Arek Suroboyo" di Basement Alun-Alun Surabaya pada 6-19 Juni 2026.


Gelaran dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno ini mengajak masyarakat menelusuri fragmen kehidupan Soekarno lewat pameran foto bersejarah, edukasi publik, pemutaran film, hingga peluncuran buku yang mengupas kedekatan Bung Karno dengan Surabaya.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya, Saidatul Ma'munah menegaskan, pameran ini sengaja dirancang untuk menghadirkan kembali kisah Bung Karno dari sudut pandang yang lebih dekat dengan masyarakat.

"Melalui pameran ini, kami ingin mengajak masyarakat mengenal lebih dekat sosok Soekarno sebagai Arek Suroboyo. Banyak perjalanan penting dalam kehidupan beliau yang memiliki keterkaitan dengan Kota Pahlawan dan menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa," kata Saida sebagaimana dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Minggu, 7 Juni 2026.

Menurut Saida, tema "Aku Arek Suroboyo" sengaja dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjelma menjadi tokoh besar dunia.

Pengunjung pameran akan diajak menyusuri lorong waktu lewat koleksi foto dan arsip otentik. Seluruh dokumen ini dipasok langsung dari museum-museum yang dikelola Pemkot Surabaya, mulai dari Museum 10 November, Museum Dr. Soetomo, hingga Rumah Kelahiran Bung Karno di Peneleh.

Tak sekadar pameran visual, Pemkot Surabaya juga meluncurkan buku khusus yang mengulas tuntas perjalanan dan jejak emas Bung Karno di Surabaya. Buku ini merupakan hasil keroyokan akademisi dan peneliti dari Universitas Airlangga (Unair).

"Kami berkolaborasi dengan akademisi dan praktisi untuk menyusun buku ini. Harapannya, publik mendapatkan referensi sejarah yang lebih komprehensif mengenai hubungan Bung Karno dengan Surabaya," tambahnya.

Rangkaian acara dipastikan bakal semarak dengan adanya agenda bedah buku, kajian publik, program Sekolah Kebangsaan, serta nonton bareng (nobar) film perjuangan Bung Karno yang menyasar segmen pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Saida berharap momentum Bulan Bung Karno ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi sejarah pengetuk ingatan, melainkan juga menjadi mesin penggerak nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda.

"Kami ingin generasi muda memahami bahwa Bung Karno bukan hanya tokoh nasional, tetapi juga Arek Suroboyo asli yang jejak kehidupannya masih bisa kita telusuri dan teladani hingga hari ini," pungkas Saida.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Penumpang Melonjak di Libur Sekolah, Whoosh Hadirkan Promo Wisata

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57

Razman Dieksekusi

Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:29

Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Tuding Ada Permainan Oknum DJP

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:51

Dari Kandang ke Kanopi Hutan: Tiga Orangutan Hasil Rehabilitasi Kembali ke Alam Liar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:45

Perjalanan Tengkar KH Miftachul Akhyar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:52

Punya Integritas, Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:34

Terus Meningkat, Mayoritas Publik Tak Puas Kinerja Wapres Gibran

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Dikuasai Gaya Hidup, Pasar Indonesia Diincar Asing

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:41

Polisi Tangkap Perantara Jual Beli Sabu 1 Kg di Pasar Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:29

JK Resmikan Pembangunan Masjid Hajjah Yuliana Bekas Kantor Polisi di Melbourne

Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:00

Selengkapnya