Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Bisnis

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

MINGGU, 17 MEI 2026 | 03:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Direktur Eksekutif Celios Bhima Yudhistira mengatakan pelemahan kurs Rupiah yang kini sudah menembus Rp17.600 per Dolar AS tidak bisa dianggap sepele karena efeknya akan menjalar hingga ke biaya hidup masyarakat pedesaan.

“Jangan dikira pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar, yang Rp17.600 itu, itu tidak akan menjalar ke biaya hidup yang naik di level desa,” tegas Bhima kepada RMOL di Jakarta pada Sabtu, 16 Mei 2026. 

Lanjut dia, barang yang digunakan masyarakat desa kini masih banyak yang bergantung pada komponen impor, mulai dari elektronik hingga kebutuhan pertanian.
 

 
“Emangnya orang desa nggak pakai barang-barang impor? Mulai dari handphonenya, mulai dari kendaraan bermotornya, komponen elektroniknya, mesin cucinya, itu semua akan terpengaruh. Pupuknya pun juga akan terpengaruh, harga pupuk yang ada di sentra-sentra pertanian kalau rupiahnya makin lama makin melemah,” tuturnya.
 
Ia menilai tekanan akibat pelemahan Rupiah hanya tinggal menunggu waktu hingga akhirnya memukul daya beli masyarakat pedesaan.
 
“Nah itu semua tinggal menunggu waktu aja gitu ya, sampai harga-harganya nanti akan menekan masyarakat di pedesaan,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Prabowo meminta masyarakat desa tidak perlu terlalu memikirkan kurs Dolar AS karena aktivitas mereka tidak bergantung pada mata uang asing.

“Mau Dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pake Dolar. Yang pusing itu yang suka ke luar negeri,” ujar Prabowo saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, Sabtu, 16 Mei 2026.
 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya