Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: YouTube Setpres)

Politik

Prabowo Curhat Kenyang Diejek TNI-Polri Urus Jagung: Itu Aparat Rakyat!

SABTU, 16 MEI 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto mengaku kerap menjadi bahan ejekan karena mendorong aparat TNI dan Polri ikut terlibat dalam urusan pangan, mulai dari mengurus sawah hingga jagung.

Hal itu disampaikan Prabowo saat berbicara mengenai pentingnya aparat menjadi pelindung dan bagian dari rakyat.

"Saya mengimbau atas nama rakyat jadilah tentara rakyat jadilah polisi rakyat yang dicintai rakyat dan ini sudah dirintis oleh pimpinan TNI dan pimpinan kepolisian," kata Prabowo saat peresmian Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 16 Mei 2026.


Menurut Prabowo, langkah yang ditempuh pemerintah kerap mendapat sorotan bahkan ejekan dari luar. Namun ia memilih tidak ambil pusing terhadap kritik tersebut.

“Saya lihat saya ditanya saya diejek di negara-negara lain saya memang kenyang diejek gapapa lah biar aja paling diejek,” tambahnya. 

Meski kerap disindir, Prabowo mengaku tidak mempermasalahkannya. Menurutnya, ejekan yang diterimanya tidak sebanding dengan kesulitan yang dialami masyarakat setiap hari.

“Rakyat yang susah lebih menderita tiap hari. Kalau aku diejek, ahh,” kata Prabowo sambil mengibas tangannya.

Prabowo lalu menyinggung kritik yang mempertanyakan keterlibatan aparat dalam sektor pertanian.

“Saudara-saudara, mereka (nanya) gimana kok polisi ngurus jagung? kok tentara ngurus sawah? ya inilah saya katakan TNI adalah tentara rakyat, polisi kita harus menjadi polisi rakyat dan ini yang sedang dirintis oleh pimpinan-pimpinan kepolisian sekarang,” tuturnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya