Berita

Penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film. (Foto: PPID DKI Jakarta)

Dunia

Bidik Cannes Film Festival

Jakarta Gandeng Investor Inggris Bangun Ekosistem Sinema Global

SABTU, 16 MEI 2026 | 02:11 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta menjajaki kerja sama investasi perfilman dengan Goldfinch International Ltd. saat menghadiri Cannes Film Festival ke-79 di Cannes, Prancis, pada Kamis 14 Mei 2026. 

Penjajakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem film Jakarta menuju kota sinema yang kompetitif dan terhubung dengan jejaring industri global.

Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Jakarta Experience Board dan Goldfinch International Ltd. di Jakarta Pavilion, Marché du Film disaksikan Wagub DKI Jakarta, Rano Karno, bersama Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Kementerian Kebudayaan RI, Ahmad Mahendra.


“Saya yakin penjajakan kerja sama ini akan membuka peluang baru untuk pengembangan industri film di Jakarta dan tentunya akan memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Jakarta,” kata Rano, dikutip dari PPID DKI Jakarta, Sabtu 16 Mei 2026.

Kerja sama mencakup pertukaran informasi dan pengetahuan terkait ekosistem film, pengembangan talenta, pembangunan infrastruktur perfilman, hingga kajian kebijakan penerapan insentif industri film. 

Agenda tersebut sejalan dengan program Filming in Jakarta yang dijalankan PT Jakarta Experience Board untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai lokasi produksi dan pusat pertumbuhan industri sinema.

Chief Operating Officer Goldfinch International Ltd., Phill McKenzie, menilai Jakarta memiliki peluang besar menjadi hub film, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Asia. Ia menyebut pertumbuhan industri konten di Indonesia, khususnya Jakarta, menunjukkan perkembangan yang kuat.

“Saya sangat senang dengan visi besar Jakarta untuk menjadi kota sinema,” kata Phill McKenzie.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya