Berita

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. (Foto: RMOL)

Bisnis

Zulhas Gagas Minyakita tapi Kok Nggak Bisa Stabilkan Harga?

KAMIS, 14 MEI 2026 | 20:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemerintah dinilai tidak punya strategi yang jelas dalam mengendalikan harga Minyakita agar harganya tetap terjangkau.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, ketidakmampuan ini tercermin dari melambungnya harga Minyakita di pasaran hingga melampaui harga eceran tertinggi (HET).

Efriza secara khusus menyoroti ketidakmampuan Zulkifli Hasan atau Zulhas sebagai menteri koordinator yang mengendalikan pangan serta penggagas Minyakita.


“Ini menunjukkan Zulhas sebagai Menko Pangan memang tidak punya strategi menghadapi berbagai persoalan terkait stabilisasi harga pangan maupun kebutuhan pokok masyarakat,” kata Efriza kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Kamis, 14 Mei 2026.

Menurut dia, kondisi tersebut akan semakin membebani masyarakat kecil karena daya beli rumah tangga terus mengalami tekanan.

“Harus diakui, sudah beberapa bulan ini harga minyak goreng komersial melonjak tinggi. Hal itu memicu kekecewaan publik karena respons pemerintah dinilai minim dan terlambat,” tuturnya.

Efriza juga mengingatkan, apabila pemerintahan Prabowo Subianto tidak segera menyelesaikan persoalan akibat inkompetensi jajaran terkait, maka dampaknya bisa meluas terhadap harga kebutuhan pokok lainnya.

“Dengan pemerintah malah menaikkan harga Minyakita, potensi kenaikan harga kebutuhan pokok lain akan semakin terbuka dan merangkak naik,” tutup Efriza.

Per hari ini, harga rata-rata nasional Minyakita di tingkat pedagang eceran tercatat berada di kisaran Rp15.915 hingga Rp15.961 per liter, sedikit di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Di beberapa kota bahkan melonjak tinggi, seperti di Cirebon yang mencapai Rp19.500 per liter. Bahkan di Medan tercatat menyentuh hingga Rp21.000 per liter.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya