Berita

Minyakita di sebuah ritel (Foto: RMOL/Reni Erina)

Politik

Minyakita Melonjak, Pemerintah Dinilai Gagal Kendalikan Harga

SABTU, 09 MEI 2026 | 11:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Harga Minyakita yang menembus Rp22 ribu per liter, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.700, dinilai menjadi bukti lemahnya pengawasan pemerintah terhadap minyak goreng subsidi di pasaran.

Pengamat politik dari Universitas Islam Syekh Yusuf, Adib Miftahul, menilai Menteri Perdagangan dan Menteri Koordinator Bidang Pangan harus bertanggung jawab atas kondisi tersebut.

“Kalau dibilang HET-nya Rp15 ribu tapi dijual Rp22 ribu berarti ada masalah. Menteri dan Menko Pangan juga harus bertanggung jawab. Ada ketidaksesuaian antara kebijakan dan fakta di lapangan,” kata Adib kepada RMOL, Sabtu, 9 Mei 2026.


Menurut Adib, Minyakita sejak awal dirancang sebagai solusi pemerintah untuk menjaga harga minyak goreng tetap terjangkau bagi masyarakat. Namun dalam praktiknya, harga minyak goreng subsidi justru ikut melonjak di pasar.

“Kalau bicara soal kegagalan, berarti memang gagal. Minyakita dibuat untuk menekan harga pasar agar masyarakat mendapat minyak goreng dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Ia juga menduga terdapat persoalan dalam rantai produksi dan distribusi Minyakita sehingga harga di tingkat konsumen melampaui HET yang telah ditetapkan pemerintah.

“Kalau harga pasarnya sampai Rp22 ribu, berarti ada pihak-pihak yang bermain dalam produksi maupun distribusi program Minyakita. Ini yang harus diusut, ada apa dan siapa yang bermain di situ,” pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya