Berita

Presiden AS Donald Trump (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube ABC)

Dunia

Trump Malas Nonton Piala Dunia 2026 karena Tiketnya Kemahalan

SABTU, 09 MEI 2026 | 10:19 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mahalnya harga tiket pertandingan FIFA World Cup 2026 banyak disori sejumlah kalangan, termasuk Presiden Amerika Serikat,m (AS) Donald Trump

Dalam wawancaranya dengan New York Post, Trump mengaku terkejut mengetahui harga tiket pertandingan fase grup Piala Dunia bisa setinggi itu. 
Bahkan, ia mengaku dirinya sendiri tidak akan mau membayar tiket seharga 1.000 Dolar AS atau sekitar Rp16 jutaan hanya untuk menonton laga AS melawan Paraguay di Los Angeles pada 12 Juni mendatang.
“Saya tidak tahu harganya sampai segitu. Saya tentu ingin datang, tapi jujur saja, saya juga tidak akan membayarnya,” kata Trump, dikutip dari Al-Jazeera, Sabtu 9 Mei 2026.


Pernyataan Trump muncul di tengah gelombang kritik terhadap FIFA terkait harga tiket Piala Dunia 2026 yang dinilai terlalu mahal bagi banyak penggemar sepak bola.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya membela kebijakan harga tiket tersebut. Menurutnya, harga tiket Piala Dunia masih sejalan dengan harga berbagai ajang olahraga besar di AS.

Infantino mengatakan sekitar 25 persen tiket fase grup dijual dengan harga di bawah 300 Dolar AS atau sekitar Rp4,8 juta.

“Di Amerika Serikat, menonton pertandingan olahraga besar dengan harga di bawah 300 dolar hampir tidak mungkin. Ini adalah Piala Dunia,” ujar Infantino.

Namun, harga tiket laga final Piala Dunia pada 19 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey, justru memicu kontroversi lebih besar. Berdasarkan laporan yang beredar, rata-rata tiket final kini mencapai 13 ribu Dolar AS atau lebih dari Rp200 juta. Sebagai perbandingan, tiket final Piala Dunia 2022 di Qatar rata-rata hanya sekitar 1.600 Dolar AS.

Trump menilai harga tiket yang terlalu tinggi bisa membuat masyarakat kelas pekerja Amerika tidak mampu menikmati langsung pertandingan Piala Dunia.
Ia secara khusus menyebut warga Queens dan Brooklyn, dua wilayah di New York, yang menurutnya merupakan penggemar sepak bola sekaligus pendukungnya.

“Kalau orang-orang dari Queens dan Brooklyn yang menyukai Donald Trump tidak bisa datang menonton, saya akan kecewa,” katanya.

Trump juga menegaskan bahwa Piala Dunia seharusnya bisa dinikmati semua kalangan, bukan hanya penonton berduit.

Di tengah kritik tersebut, FIFA sempat kembali melepas tiket tambahan melalui sistem first come, first served atau siapa cepat dia dapat.

Data dari TicketData.com menunjukkan harga rata-rata tiket fase grup sebenarnya mulai turun dalam dua pekan terakhir. Saat ini, rata-rata tiket berada di angka 567 Dolar AS, turun dari 684 Dolar AS dua minggu lalu.

Meski begitu, harga tiket di pasar penjualan kembali masih tergolong mahal. Untuk laga Amerika Serikat melawan Australia di Seattle pada 19 Juni, dua tiket termurah sempat dijual lebih dari 2.700 Dolar AS atau sekitar Rp44 juta termasuk biaya layanan.

FIFA World Cup 2026 akan digelar di 16 kota tuan rumah yang tersebar di tiga negara, yakni AS, Kanada, dan Meksiko. Amerika menjadi negara dengan stadion terbanyak, yakni 11 venue, sementara Kanada memiliki dua venue dan Meksiko tiga venue.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Wall Street Merah Sambut Keputusan The Fed

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:21

Piutang Pajak Tidak Tertagih Tembus Rp47,4 Triliun di Akhir 2025

Kamis, 30 Juli 2026 | 08:02

Perpres Baru Bakal Jadi Landasan Utama Tata Kelola Distribusi LPG 3 Kg

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:45

AS Jatuhkan Sanksi Baru ke Jaringan IRGC di Selat Hormuz

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:30

The Fed Tahan Suku Bunga di 3,5-3,75 Persen

Kamis, 30 Juli 2026 | 07:16

Bursa Eropa Melemah, Sektor Barang Mewah Seret Pergerakan Pasar

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:59

AMG Jadi Rujukan Pemakaman Muslim Modern Pertama di Indonesia

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:54

MUI Segera Bawa Naskah RUU Anti-LGSP ke DPR dan Pemerintah

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:28

Pembakar Rumah Hakim PN Medan Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 30 Juli 2026 | 06:13

Operator Jangan Bebankan Biaya Tambahan Pasca Putusan MK

Kamis, 30 Juli 2026 | 05:43

Selengkapnya