Berita

Menko PM, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (tengah) saat Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Plaza BP Jamsostek, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2026. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Nusantara

Cak Imin Minta Perusahaan Jangan Abaikan Perlindungan Sosial Pekerja

JUMAT, 08 MEI 2026 | 23:40 WIB | LAPORAN: ABDUL ROUF ADE SEGUN

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menegaskan BPJS Ketenagakerjaan saat ini berada dalam kondisi sehat dan kuat sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal untuk memperluas perlindungan bagi pekerja Indonesia.

Menurutnya momentum tersebut harus menjadi titik kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha hingga pemerintah daerah dalam memperluas kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sayang kalau kekuatan BPJS Ketenagakerjaan ini tidak kita jadikan kesempatan untuk kolaborasi dan gotong royong memberikan perlindungan kepada para pekerja kita,” kata Cak Imin saat Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Plaza BP Jamsostek, Jakarta Selatan, Jumat, 8 Mei 2026.


Ia meminta perusahaan, kepala daerah hingga kepala desa ikut aktif memastikan para pekerja di wilayah masing-masing terlindungi melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Ketua Umum PKB ini menjelaskan keterlibatan perusahaan dalam perlindungan sosial pekerja bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi juga bagian penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha.

“Perusahaan yang sungguh-sungguh melindungi pekerjanya akan mendapat berbagai reward positif, baik terhadap produktivitas pekerja maupun performa perusahaan di mata pemerintah dan investor,” ujarnya.

Cak Imin menegaskan pemerintah pusat akan terus menjaga kesehatan BPJS Ketenagakerjaan agar mampu memberikan layanan terbaik sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi pekerja.

Selain itu, pemerintah juga akan terus mendorong pertumbuhan iklim usaha sekaligus meningkatkan kualitas produktivitas tenaga kerja nasional.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menargetkan jumlah pekerja rentan yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan bisa mencapai 10 juta orang hingga akhir 2026.

Cak Imin menilai peran pemerintah daerah sangat vital dalam mencapai target tersebut, baik melalui bantuan iuran maupun upaya membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kinerja pemerintah daerah sangat penting agar jumlah kepesertaan semakin besar,” tegas Muhaimin.


Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya