Berita

Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Brigjen dr. Prima Heru Yulihartono. (Foto: Dok. RS Polri)

Presisi

RS Polri Identifikasi 10 Jenazah Perempuan Korban Kecelakaan KA

SELASA, 28 APRIL 2026 | 14:56 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri, Jakarta Timur masih melakukan proses identifikasi korban meninggal dunia dalam kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.

Hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 03.00 WIB, RS Polri telah menerima 10 kantong jenazah sejak pukul 03.00 WIB yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan. 

“Kami menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang tertimpa musibah kecelakaan kereta api di Bekasi,” kata Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tk.I Pusdokkes Polri Brigjen dr. Prima Heru Yulihartono kepada wartawan.


Tercatat ada tujuh keluarga telah melapor ke Posko Antemortem RS Polri untuk menyampaikan laporan kehilangan anggota keluarganya.

“Kami bekerja sama dengan tim dari Pusident Polri, Polda Metro Jaya, Polres, dan Mabes Polri untuk mempercepat proses identifikasi terhadap para korban,” kata Prima.

Proses identifikasi, kata Prima, dilakukan dengan mencocokkan data antemortem dari keluarga korban dengan data postmortem dari jenazah. 

Setelah seluruh data terkumpul, tim akan melakukan rekonsiliasi untuk memastikan kecocokan data dan menetapkan identitas korban secara resmi.

Prima mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan belum melapor agar segera datang ke Posko Antemortem di RS Polri dengan membawa dokumen atau data pendukung, seperti foto korban yang memperlihatkan kondisi gigi, dokumen identitas, ijazah, atau dokumen lain yang memuat data sidik jari.

“Terkait kendala, ada beberapa jenazah yang saat pemeriksaan awal belum langsung keluar identitasnya. Hal ini masih kami dalami melalui pemeriksaan lanjutan,” kata Prima.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya