Berita

Reshufle Kabinet. (Foto: Tangkapan layar Setneg)

Politik

Perombakan Tim Komunikasi Istana Harus Mampu Orkestrasi Kebijakan Pemerintah

SELASA, 28 APRIL 2026 | 14:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perombakan struktur tim komunikasi di lingkaran istana dinilai pengamat politik Adi Prayitno sebagai langkah untuk memperkuat kebijakan sekaligus memperjelas pesan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam reshuffle terbaru, Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi setelah sebelumnya menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Posisi Kepala KSP kini diisi oleh Dudung Abdurachman. 

Sementara itu, Hasan Nasbi dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi, usai sebelumnya menjabat Kepala PCO.


Adi Prayitno menekankan bahwa peran Kepala KSP sangat strategis dalam memastikan koordinasi antar kementerian dan lembaga berjalan efektif.

“Sebagai Kepala KSP, Dudung harus bisa mengorkestrasi dan mengkoordinasikan antar kementerian lembaga pemerintahan agar bisa saling sinkron. Kepala KSP sebelumnya kan juga merangkap jubir yang sering memberikan statement terbuka,” ujar Adi lewat kanal YouTube miliknya, Selasa, 28 April 2026.

Ia menambahkan, penempatan Qodari di Badan Komunikasi serta penugasan Hasan Nasbi di bidang komunikasi kepresidenan mencerminkan upaya pemerintah memperkuat fungsi komunikasi publik.

“Lalu Qadari dan Hasan Nasbi, itu dibaca publik sebagai memperkuat komunikasi pemerintahan,” pungkasnya.

Dengan komposisi baru tersebut, efektivitas pemerintahan akan sangat ditentukan oleh soliditas koordinasi dan konsistensi komunikasi kepada publik. 

Sinkronisasi antarlembaga serta penyampaian pesan yang jelas menjadi kunci agar setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami dan diterima masyarakat secara luas.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Tiga Tantangan Utama Ekonomi Global Menurut IMF: Energi, Utang, dan Teknologi AI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 08:10

Tiga Indeks Wall Street Melemah, Dow Jones Turun 0,66 Persen

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:46

Harga Logam Mulia Redup Disengat Dolar AS dan Kenaikan Imbal Hasil

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:34

Mantan Ibu Negara Sri Lanka Ditangkap, Terseret Dugaan Penyalahgunaan Dana Donasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:16

Bursa Eropa Berguguran Disengat Lonjakan Minyak dan Obligasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 07:02

Baznas Perkuat Ekosistem Digital Fundraising

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:51

PDIP Didorong Galang Kekuatan Politik di DPR terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:25

Pilpres 2029 Lampu Kuning untuk Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 06:01

Pakpok Putusan MK

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:33

Pramono Larang PMI Pungut Iuran ke ASN DKI

Kamis, 08 Oktober 2026 | 05:21

Selengkapnya