Berita

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus (RMOL/Faisal Aristama)

Nusantara

Alarm Keras DPR: Ribuan Perlintasan Sebidang Ancam Keselamatan

SELASA, 28 APRIL 2026 | 11:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR RI mendesak pemerintah segera menuntaskan persoalan darurat perlintasan sebidang di jalur kereta api di Indonesia. Masalah ini dinilai menjadi salah satu penyebab utama tingginya angka kecelakaan kereta api.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, merespons insiden tabrakan antara Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 28 April 2026.

Menurut Lasarus, DPR telah berulang kali mengingatkan pemerintah, melalui PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan Kementerian Perhubungan, untuk segera menyelesaikan persoalan perlintasan sebidang. Namun hingga kini, ribuan titik perlintasan masih belum tertangani dengan baik.


“Kami meminta pemerintah segera menyelesaikan darurat perlintasan sebidang. Komisi V DPR sudah bertahun-tahun mendorong hal ini, tetapi hingga sekarang belum tertangani secara optimal,” tegas Lasarus.

Ia mengingatkan, jika persoalan ini tidak segera dibenahi, potensi kecelakaan serupa akan terus berulang. Lasarus menekankan bahwa jalur kereta api seharusnya steril dari hambatan.

“Di banyak negara, jalur kereta api itu benar-benar bersih dan bebas hambatan. Jika perlintasan sebidang tidak ditangani, maka potensi kecelakaan akan terus ada,” ujarnya.

Berdasarkan data KAI, pada 2024 terdapat 3.896 perlintasan sebidang, terdiri dari 2.803 perlintasan terdaftar dan 1.093 tidak terdaftar. Dari jumlah tersebut, 1.832 perlintasan telah dijaga, sementara 971 lainnya belum memiliki penjagaan.

Memasuki 2025, jumlah perlintasan sebidang menurun menjadi 3.703 titik, dengan rincian 2.776 perlintasan terdaftar dan 927 tidak terdaftar. Pada periode Desember 2025, sebanyak 1.864 perlintasan telah dijaga, sedangkan 912 lainnya masih belum dijaga.

Sementara itu, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa jumlah korban dalam insiden tabrakan di Bekasi terus diperbarui. Hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.

Seluruh korban meninggal telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Selain itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya.

Fasilitas kesehatan yang menangani korban antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya Bekasi, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bhakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina Bekasi, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan RS Mitra Keluarga Bekasi Barat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya