Berita

Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PKB Syaiful Huda (Fotto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Komisi V DPR Minta Pemerintah Tanggung Biaya Seluruh Korban Tabrakan Argo Bromo-KRL

SELASA, 28 APRIL 2026 | 09:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi V DPR RI meminta pihak Kereta Api Indonesia (KAI) untuk fokus pada evakuasi dan penanganan korban akibat kecelakaan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek yang menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, pada Senin malam, 27 April 2026.

Permintaan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Fraksi PKB Syaiful Huda saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon sesaat lalu, Selasa, 28 April 2026.

“Pertama memastikan evakuasi dan penanganan korban,” kata Huda.


Di samping itu, Huda pun meminta Pemerintah untuk menanggung semua biaya dan santunan bagi korban meninggal dunia maupun luka-luka yang hingga kini masih urat intensif di Rumah Sakit terdekat Bekasi Timur.

“Baik 7 orang yang meninggal maupun 81 yang sedang dirawat di rumah sakit untuk sepenuhnya pembiayaan dan penanganan penyantunan bisa sepenuhnya ditangani oleh pemerintah,” harap Legislator PKB ini.

Lebih jauh, Huda menegaskan bahwa untuk saat ini, Komisi V DPR RI meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun ke lapangan melakukan investigasi mencari tahu penyebab kecelakaan. 

“Dalam jangka pendek ini secara bersamaan kita minta teman-teman KNKT langsung turun ke lapangan dan memastikan melakukan investigasi tuntas penyebab dari kecelakaan ini,” pungkasnya. 

PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperbarui data korban jiwa dalam insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi pada Senin malam, 27 April 2026.

VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa hingga Selasa pagi, 28 April 2026, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak tujuh orang. Selain itu, sebanyak 81 penumpang mengalami luka-luka dan telah berhasil dievakuasi.

“Sampai saat ini kami telah mengevakuasi 81 penumpang yang mengalami luka-luka, dan tujuh penumpang dinyatakan meninggal dunia,” ujar Anne kepada wartawan.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya